Rabu, 1 Februari 2023

Jokowi Berkurban Sapi Berbobot 1,2 Ton di Masjid Al Akbar Surabaya

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Petugas merawat sapi kurban Joko Widodo Presiden untuk Idul Adha 1442 H di halaman Masjid Nasional AL Akbar Surabaya, Senin (19/7/2021). Foto: Antara

Joko Widodo Presiden RI berkurban seekor sapi berbobot 1,2 ton dalam rangka perayaan Idul Adha 1442 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur.

Helmy M Noor Juru Bicara Masjid Nasional Al Akbar Surabaya di Surabaya, Senin (19/7/2021), menyebutkan sudah sebanyak tujuh kali Idul Adha, semasa menjabat Presiden RI, Jokowi berkurban di masjid terbesar kedua di Tanah Air itu.

“Sapi Presiden Jokowi untuk Idul Adha tahun ini berjenis limousin. Beratnya 1,2 ton, atau tepat 1.232 kilogram,” ujarnya seperti dilaporkan Antara.

Sapi kurban tersebut merupakan hasil ternak terbaik di Jawa Timur yang dibeli dari peternak asal Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Selain Presiden Jokowi, ada sapi kurban Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Mayjen TNI Suharyanto Pangdam V/Brawijaya, Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jatim, serta pejabat Forkopimda lainnya, serta masyarakat.

“Kalau jumlahnya masih terus bertambah. Rekapitulasi untuk jumlah keseluruhan hewan kurban baru bisa diketahui nanti malam pukul 00.00 WIB,” ucap Helmy.

Rencananya, penyembelihan hewan kurban yang dititipkan pejabat serta masyarakat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan dilaksanakan pada H+1 Idul Adha 1442 Hijriah, atau Rabu, 21 Juli 2021.

Seluruh prosesnya, kata dia, melibatkan petugas dari Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Surabaya.

Helmy menjelaskan bertepatan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di masa pandemi COVID-19, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya meniadakan Shalat Idul Adha berjamaah bagi masyarakat umum.

Namun, lanjut dia, malam ini tetap menggelar takbiran yang bisa diikuti masyarakat luas secara virtual melalui kanal media sosial Youtube.

“Selain itu, daging kurban nantinya akan diantarkan langsung ke rumah-rumah warga sasaran yang telah terdata melalui RT/RW di wilayah Kelurahan Pagesangan dan Gayungan Surabaya,” tutur dia.(ant/iss/rst)

Berita Terkait