Kamis, 28 Oktober 2021

Kasus Melonjak, RS Wisma Atlet Kemayoran Fokus Rawat Pasien Covid-19 dengan Komorbid

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tenaga medis dan kesehatan (memakai APD) menjalankan tugas melayani pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Foto: Farid suarasurabaya.net

Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran pada hari ini, Jumat (26/6/2021), mulai fokus merawat pasien positif Covid-19 dengan penyakit bawaan (komorbid). Dengan berlakunya kebijakan ini, pasien tanpa komorbid akan dirawat di tempat lain.

“Kami lakukan penyesuaian-penyesuaian menghadapi perubahan dinamika kasus COVID-19 yang mengalami peningkatan akhir-akhir ini. Tujuannya (pemilahan, Red) agar perawatan pasien Covid-19 bisa dilakukan semaksimal mungkin,” kata Dr. dr. Tugas Ratmono Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI dikutip Antara, Jumat (25/6/2021).

Pasien Covid-19 tanpa komorbid, kata Tugas Ratmono, akan dirawat di Wisma Atlet Pademangan dan Rumah Susun Nagrak Marunda. Dua tempat itu saat ini berada di bawah kendali manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Sementara itu, untuk pasien Covid-19 bergejala ringan, menengah, dan berat dengan komorbid akan dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran karena mereka punya risiko sakit lebih besar dibandingkan dengan pasien tanpa komorbid.

Penyakit bawaan yang kerap ditemukan pada pasien Covid-19, seperti disebutkan oleh Tugas Ratmono, antara lain diabetes, gangguan ginjal, gangguan paru, dan hipertensi. Alasan kebijakan baru ini, karena peralatan di Wisma Atlet Kemayoran lebih lengkap.

“Perlengkapan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran lebih lengkap dibandingkan dengan di Wisma Atlet Pademangan dan Rusun Nagrak yang baru dibuka,” jelasnya.

Sebelum adanya lonjakan kasus positif dalam beberapa hari terakhir, RSDC Wisma Atlet hanya menerima pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang. Manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran mengambil langkah ini karena RS rujukan khusus pasien bergejala berat kewalahan karena menampung pasien di luar kapasitasnya.

Alhasil, banyak pasien harus antre menunggu masuk dalam IGD atau ruangan perawatan lain seperti HCU dan ICU. “RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah melakukan upgrade (peningkatan kualitas, Red) agar bisa merawat pasien Covid-19 dengan gejala berat, tetapi tentunya mereka diprioritaskan dirawat di rumah sakit rujukan, terang Tugas morning Ratmono.

Dalam keterangan yang sama, dr. Tugas menjelaskan Wisma Atlet Pademangan dan Rusun Nagrak telah menampung pasien Covid-19 gejala ringan dan tanpa komorbid.

“Wisma Atlet Pademangan sudah beberapa kali digunakan sebagai tempat isolasi mandiri jika Wisma Atlet Kemayoran huniannya meningkat,” tambah dokter TNI itu.

Sementara itu, Rusun Nagrak, yang belum lama ini beroperasi, terdiri dari empat tower. Tiga di antaranya disiapkan untuk merawat pasien Covid-19 gejala ringan.

Namun sementara ini, hanya Tower 3 yang digunakan sebagai tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19 gejala ringan tanpa komorbid.(ant/dfn/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Kamis, 28 Oktober 2021
26o
Kurs