Selasa, 28 September 2021

Dalam Sepekan, Tren Jumlah Pasien di Wisma Atlet Terus Bertambah

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi. Foto: Pasien COVID-19 berada di salah satu tower di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Jumat (11/9/2020). Foto: Antara

Tren jumlah pasien rawat inap di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus bertambah dalam lima hari terakhir, seiring dengan banyaknya jumlah pemudik yang terpapar COVID-19 pada arus balik Lebaran.

Berdasarkan data Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), jumlah pasien rawat inap di Wisma Atlet per Minggu (23/5/2021) sebanyak 1.251 orang. Tren penambahan jumlah pasien di Wisma Atlet sudah terlihat sejak Rabu (19/5/2021), di mana saat itu jumlah pasien yang dirawat sebanyak 931 orang.

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 5, 6, dan 7 sebanyak 1.251 orang, 604 pria dan 647 wanita,” kata Kogabwilhan I Koloner Marinir Airs Mudian Kepala Penerangan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Padahal sebelumnya, jumlah pasien rawat inap pada Senin (17/5/2021) mencapai 929 orang dan Selasa (18/5/2021) turun menjadi 900 orang atau hanya berkisar 15 persen dari total kapasitas tempat tidur di Wisma Atlet.

Jumlah pasien tersebut merupakan yang terendah, sejak Agustus 2020.

Sebelumnya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman Panglima Kodam (Pangdam) Jaya mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 dari arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi hingga Sabtu (22/5/2021) mendatang.

Dudung mengatakan pihaknya bersama Polda Metro Jaya berupaya melakukan “tracing” dan langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 dari hulu ke hilir.

“Dari mulai kedatangan di KM-32, kita secara acak akan melakukan tes antigen. Bagi yang membawa surat keterangan COVID-19, mereka akan lanjut, sedangkan yang tidak, akan digunakan antigen,” kata Dudung seperti yang dilansir Antara.

Ia menjelaskan para pemudik yang diketahui reaktif berdasarkan hasil antigen, akan dibawa ke RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk dilakukan karantina.

Untuk antisipasi di hilir, pihaknya mengatakan telah menyiapkan tower 5 Wisma Atlet Kemayoran yang saat ini memiliki banyak kapasitas tempat tidur.

Selain itu, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya juga akan menyiapkan Tower 8,9, dan 10 di Rusun Pademangan, jika lonjakan kasus positif tinggi seperti pada September 2020 dan Januari 2021.(ant/tin/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
30o
Kurs