Jumat, 30 September 2022

Kebijakan Mudik Lebaran Akan Diputuskan Sebelum Ramadan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ma'ruf Amin Wakil Presiden memberikan keterangan pers usai meninjau vaksinasi COVID-19 di Kantor Gubernur Lampung, Senin (22/3/2021). Foto: Antara

Pemerintah sampai sekarang belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait izin, larangan atau pembatasan aktivitas masyarakat pulang kampung (mudik) lebaran Idulfitri tahun 2021.

Ma’ruf Amin Wakil Presiden mengatakan, ketentuan terkait libur dan mudik lebaran 2021 akan diputuskan Pemerintah sebelum Bulan Ramadan yang jatuh sekitar pertengahan April 2021.

“Soal mudik Lebaran belum kami putuskan. Nanti saya kira tidak lama lagi, menjelang puasa akan ada keputusan,” ujarnya siang hari ini, Senin (22/3/2021), dalam kunjungan kerja di Provinsi Lampung.

Wapres bilang kementerian dan lembaga terkait akan mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum mengeluarkan kebijakan.

Antara lain, pertimbangan faktor kesehatan dan juga faktor ekonomi kalau tradisi mudik masyarakat yang biasa dilakukan pada waktu lebaran diizinkan atau dilarang.

“Prinsipnya, yang akan kami pertimbangkan itu dampaknya akan seberapa jauh, kalau dibolehkan dan kalau dilarang mudik, juga dampak pada peningkatan penularannya,” katanya.

Kiai Ma’ruf menegaskan, Pemerintah akan melarang masyarakat mudik lebaran kalau potensi penularan Covid-19 di Tanah Air masih tinggi.

“Kalau dampak penularannya besar, maka pasti akan ada pelarangan. Kalau memang bisa diminimalkan, maka tentu ada cara lain. Memang mudik itu tradisi masyarakat, tetapi ada bahaya yang kita hadapi kalau mudik kita buka,” tegas Ma’ruf Amin.

Sebelumnya, Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan mengatakan tidak ada larangan kegiatan mudik Lebaran 2021, asalkan sesuai syarat dan ketentuan pencegahan Covid-19.

Bahkan, Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan kebijakan penyelenggaraan jasa angkutan lebaran untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

Sementara itu, Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat merayakan lebaran Idulfitri tahun ini dengan bijak dan sederhana.

Profesor Wiku mengingatkan pentingnya masyarakat meningkatkan disiplin protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 di Indonesia belum selesai.(rid/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Jumat, 30 September 2022
29o
Kurs