Selasa, 5 Juli 2022

Kemenag Imbau Umat Islam Salat Gerhana dengan Disiplin 5M

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
salat-gerhana Ilustrasi. Sejumlah jemaah melaksanakan Salat Gerhana di Masjid Al-Akbar Surabaya ketika terjadi Gerhana Matahari Juni 2020 lalu. Foto: dok. suarasurabaya.net

Sebagaimana diketahui, Rabu (26/5/2021) petang nanti akan terjadi gerhana bulan total (GMT) atau gerhana bulan merah super (super blood moon).

Seiring fenomena gerhana bulan atau khusuful qamar itu, Kamaruddin Amin Ditjen Bimas Islam Kementrian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam agar melakukan Salat Sunnah Gerhana.

Sebagaimana situs resmi Kemenag beberapa waktu lalu, Khusuful Qamar diprakirakan terjadi Rabu petang sejak pukul 18.09 WIB sampai pukul 20.51 WIB.

“Kami mengimbau kaum muslimin agar melakukan Salat Gerhana. Karena masih pandemi, Salat Gerhana agar diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan disiplin 5M,” ujarnya.

Sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan melaksakanan Salat Gerhana meski hanya gerhana bulan sebagian. Kamaruddin juga bilang, Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, istighfar, doa, taubat, sedekah, dan amal kebajikan lainnya.

“Mempertimbangkan waktu terbit bulan di masing-masing daerah, maka Salat Gerhana bisa dilakukan pada rentang setelah Salat Maghrib sampai selesai Gerhana sesuai dengan waktu di atas,” ujarnya.

Sementara, berdasarkan informasi yang diunggah di akun resmi Instagram Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu petang nanti bakda Maghrib, pengurus masjid akan menggelar Salat Gerhana secara berjemaah.

Salat Gerhana di Masjid Al-Akbar Surabaya akan diimami Ustaz Husni Mubarak, diikuti dengan kutbah yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Mohammad Ali Aziz dengan topik “Gerhana, Momen Introspeksi dan Memacu Diri”. (frh/den)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
30o
Kurs