Minggu, 5 Desember 2021

Lebaran Kedua, 387 Pekerja Migran Masuk Asrama Haji Surabaya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ilustrasi. Pasien Covid-19 di Asrama Haji Surabaya sedang berpamitan pulang. Foto: dok. suarasurabaya.net

Kalau hari-H lebaran, Kamis (14/5/2021), hanya ada 30 orang pekerja migran Indonesia (PMI) yang masuk Asrama Haji Surabaya, di hari kedua lebaran, Jumat (14/5/2021), yang masuk 387 orang.

“Lebaran pertama kemarin turun tajam. Sebelumnya di antara 200-600 orang per hari yang masuk. Ternyata Lebaran kedua luar biasa, ada 387 orang yang masuk,” kata Sugianto Kepala Asrama Haji Surabaya.

Dia menyatakan itu ketika mengudara di Radio Suara Surabaya Jumat sore sembari memaparkan sejumlah data pekerja migran yang ditangani di tempat isolasi pertama bagi para pekerja migran itu.

Sejak 28 April sampai 13 Mei kemarin, total pekerja migran yang sudah menjalani isolasi selama dua hari sembari menunggu hasil tes usap PCR mencapai 8.576 orang. Sehingga sampai Jumat menjadi 8.963 orang.

Di luar angka pekerja migran yang datang hari ini, masih ada 377 orang pekerja migran yang menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Secara Rinci Sugianto menjelaskannya.

“Karena ada yang masuk dan keluar, yang saat ini masih karantina ada 377 orang. 144 orang datang 11 Mei kemarin, tanggal 12 Mei ada 209 orang, dan tanggal 13 Mei 24 orang,” ujarnya.

Sugianto berharap, persiapan pemulangan 144 orang pekerja migran yang datang pada 11 Mei kemarin berlangsung lancar hari ini. “Mudah-mudahan pemulangan harus ini bisa segera selesai,” katanya.

Sugianto menyampaikan, ada hal yang cukup menggembirakan dari catatan pasien isolasi Covid-19 di Asrama Haji Surabaya. Yakni tentang jumlah pasien non-PMI atau pasien Covid-19 warga Surabaya.

Dia menjelaskan, di Asrama Haji ini memang dua kegiatan berbeda. Selain menangani PMI Asrama Haji juga menangani pasien rawat isolasi Covid-19 biasa yang menurutnya, penambahannya landai.

“Dua hari Lebaran ini tidak ada penambahan sama sekali. Mudah-mudahan ini indikator lonjakan pascalebaran tidak terjadi. Total saat ini kami hanya menangani 21 orang pasien Covid-19 (non-PMI),” katanya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 5 Desember 2021
30o
Kurs