Minggu, 22 Mei 2022

Libatkan Tank dan Meriam Howitzer, Korps Marinir Latihan Perang Kota

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Sejumlah tank Korps Marinir dilibatkan pada latihan operasi perang kota yang dilaksanakan Korps Marinir. Foto: totok suarasurabaya.net

Melibatkan sejumlah peralatan tempur, diantaranya beberapa tank dan Meriam Howitzer, Korps Marinir menggelar latihan operasi perang di dalam kota, Sabtu (6/11/2021).

Kegiatan ini bertempat di Mall Pelayanan Publik (MPP) kawasan Lingkar Timur Sidoarjo.

Latihan perang atau pertempuran kota 2021 ini melibatkan sekurangnya 700 personel dan sejumlah kendaraan tempur.

Kendaraan tempur yang terlibat ini di antaranya Tank Korps Marinir BMP 3 F, Tank LVT 7, Tank BTR 50, serta Meriam Howitzer 105 Artileri Medan.

Secara keseluruhan, personel dalam latihan ini dibagi dalam 3 bagian besar. Masing-masing isolasi sasaran atau penyekatan, penguasaan atau penempatan senjata bantuan armed dan mortir, serta serangan ke dalam kota dan pembersihan.

Diawali penyusupan oleh prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir (Yontaifib 2 Mar) menggunakan strategi atau cara infiltasi senyap ke daerah musuh secara rahasia melalui udara.

Kegiatan penyusupan itu dilaksanakan melalui terjun tempur dengan sasaran kawasan kampus Universitas NUII Sidoarjo.

Penyusupan itu dilanjutkan dengan melumpuhkan instalasi komunikasi musuh dengan menempatkan satu tim sniper Taifib yang betugas melumpuhkan penjagaan dan sniper pihak lawan atau perusuh.

Kemudian satu peleton prajurit Lintas Helly melakukan fast rope guna merebut dan menguasai lantai dua MPP Sidoarjo yang diibaratkan sebagai sarang musuh.

Ada pun unsur-unsur peleton tank bergerak menghancurkan kubu-kubu atau persembunyian musuh dengan bantuan baterai Alteleri Medan (Armed) dengan tembakan bantuan secara terus menerus.

Ditambah lagi dengan pemasangan granat asap guna memberikan perlindungan untuk manuver pasukan.

Batalyon Infanteri 1 marinir diceritakan behasil menguasai sasaran di dalam kota dengan melakukan cara sistematis dari satu gedung ke gedung lainnya.

Bersama satu kompi Infanteri Mekanis akhirnya dapat merebut kawasan lantai dasar MPP Sidoarjo.

Pada bagian akhir latihan operasi perang kota itu, tim Zeni melaksanakan penjinakan bom pada sejumlah sandera yang dipasangi improvisd explosive device (IED).

Selain itu, tim Kesehatan Lapangan melaksanakan pertolongan korban tempur, dan selanjutnya tim POM melakukan prosedur penanganan musuh.

Kegiatan latihan operasi perang kota oleh Korps Marinir kali ini mengutamakan protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Kegiatan latihan di hampir sepanjang kawasan jalan Lingkar Timur Sidoarjo itu pun mendapat perhatian dari warga masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan latihan.(tok/den)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 22 Mei 2022
25o
Kurs