Jumat, 20 Mei 2022

Little Indonesia, Kampung Indonesia Pertama di Somersworth Amerika Serikat

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Berdirinya gedung "Little Indonesia" semakin memperkuat kemunculan Kampung Indonesia di Somersworth, Amerika Serikat. Foto: VOA

Gedung “Little Indonesia” resmi berdiri di sebuah kota kecil di Amerika Serikat bernama Somersworth, kota tua berusia lebih dari 300 tahun ini dikenal dengan keindahan wisata alam, industri, dan keragaman penduduk dengan berbagai latar belakang, etnis, dan budaya.

Somersworth merupakan kota terkecil dari 13 kota lain di negara bagian New Hampshire, di wilayah pantai timur Amerika Serikat.

“Little Indonesia” sendiri adalah suatu visi jangka panjang dari Indonesia Community Connect, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk membangun Komunitas Diaspora Indonesia dan sekaligus meningkatkan hubungan kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Gedung Little Indonesia ini merupakan fase pertama dari rencana jangka panjang, dimana rencana selanjutnya adalah pembangunan gerbang kedatangan, taman kota, pusat perbelanjaan, hingga museum Indonesia.

Peresmian proyek ini diadakan pada pertengahan bulan Mei lalu, yang dihadiri oleh sekitar seratus warga setempat, termasuk Senator New Hampshire, Walikota Somersworth dan juga kepala polisi setempat.

Gedung “Little Indonesia” baru saja diresmikan di sebuah kota kecil bernama Somersworth di negara bagian New Hampshire, wilayah pantai timur Amerika Serikat. Foto: VOA Indonesia

Ariono Arifin Reporter VOA Indonesia kepada Radio Suara Surabaya, Sabtu (22/5/2021) mengatakan, yang menarik dari Kota Somersworth adalah, kota ini merupakan kota kecil yang penduduknya berkisar 11 ribu orang. Namun 2 ribu orang di antaranya adalah orang Indonesia. Maka tak heran dengan berdirinya gedung “Little Indonesia” semakin memperkuat kemunculan Kampung Indonesia di Somersworth.

“Yang menarik adalah Little Indonesia ini dibangun di kota kecil dengan jumlah penduduk 11 ribu, tapi 2 ribu orang Indonesia. Jadi satu di antara lima orang di sini adalah orang Indonesia, diaspora,” ujarnya.

Ariono menyebut, para diaspora Indonesia datang ke sini beberapa di antaranya karena bersekolah. Mengingat jarak Somersworth dengan New York tidak terlalu jauh.

“Kota ini kurang dari 1 jam dari New York. Kalau di Surabaya itu kayak dari Surabaya ke Sidoarjo,” tambahnya.

Dana Hilliard Walikota Somersworth seperti yang dilansir dari VOA Indonesia menyebut, “Ini adalah hari yang luar biasa untuk Kota Somersworth dan Indonesia. Sejak tahun 1729, kota kami yang hanya sebesar 10 mil persegi, selalu merangkul keragaman”.

“Kami memiliki kemitraan yang luar biasa antara Amerika Serikat dan Indonesia. Ini adalah hubungan yang dalam antara dua negara demokrasi yang kuat dan saya pikir ini menunjukkan kemitraan tersebut,” jelas David Watters Senator New Hampshire.

Yudho Sasongko Kepala Fungsi Pendidikan Sosial dan Budaya di KBRI Washington D.C. mengungkapan dukungannya untuk proyek ini. Ia mengatakan.

“Akhirnya pada hari ini dibuka babak baru, langkah awal untuk membangun Little Indonesia yang mudah-mudahan kedepan benar-benar dapat terwujud dan menjadi bentuk kerjasama, kolaborasi, kontribusi,” ujarnya.

Proyek ini masih mencari tambahan investasi yang diperkirakan akan mencapai total sebesar 7 juta dollar AS atau 100 milyar Rupiah.

“Iya acaranya, berlangsung dengan lancar. Ya, bersyukur banget soalnya kita mendapatkan banyak dukungan dari pemerintahan lokal dan juga pihak KJRI dan KBRI juga hadir di acara ini. Itu menjadi bukti nyata ya, ada pernyataan jadi bisa dibilang diakui ya proyek Little Indonesia ini di mata semua komunitas,” ungkap Raude Raychel, pendiri organisasi Indonesia Community Connect di sela-sela acara peresmian Little Indonesia.

Sementara itu, kepala kepolisian kota setempat, Sheriff Mark Brave, yang juga hadir dalam acara peresmian menyatakan rasa bangga, menurutnya ini adalah langkah besar tidak hanya untuk Kota Somersworth tetapi untuk Amerika secara keseluruhan. Ia juga bangga hal ini terwujud di wilayahnya, tambah Mark Brave.

Dalam waktu beberapa bulan sejak proyek Little Indonesia dimulai, kini sudah terkumpul dana lebih dari 30 ribu dollar AS atau Rp429 juta.(tin/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
31o
Kurs