Sabtu, 4 Februari 2023

Malaysia Tetapkan Covid-19 sebagai Endemi Oktober Mendatang

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Sebuah keluarga joging di taman dekat Menara Kembar Petronas saat Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, setelah perintah kontrol gerakan diberlakukan untuk memerangi wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Kuala Lumpur, Malaysia, 4 Mei 2020. Foto: Reuters/Lim Huey Teng

Pemerintah Malaysia mengatakan, rakyat dan seluruh keluarga Malaysia harus siap hidup bersama Covid-19 sebagai endemi setelah Oktober nanti, ketika vaksinasi diharapkan benar-benar selesai.

Sabri Yaakob Ismail Perdana Menteri Malaysia mengemukakan hal itu di Putrajaya, Kamis (2/9/2021), usai Musyawarah Khusus Penanganan Pandemi Covid-19, sebagaimana dikutip Antara.

Ismail menginformasikan transisi fase di bawah Rencana Rehabilitasi Nasional (PPN) untuk Negara Bagian Melaka yang pindah ke tahap dua dan Negeri Sembilan pindah ke tahap tiga.

“Transisi fase untuk negara bagian ini akan dimulai pada 4 September 2021,” katanya.

Berdasarkan proyeksi data Pansus Penjaminan Akses Pasokan Vaksin Covid-19 (JKJAV), tingkat vaksinasi rata-rata di setiap negara bagian diperkirakan akan tercapai 80 persen untuk populasi orang dewasa pada akhir September 2021.

“Saya percaya tingkat vaksinasi 100 persen akan tercapai pada akhir Oktober 2021, sekaligus memberikan perlindungan kepada Keluarga Malaysia,” katanya.

Oleh karena itu, katanya, Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) diminta menyajikan strategi pandemi dan endemi baru yang tepat selain kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) saja.

Ismail menambahkan, pertemuan itu menyepakati pembukaan sektor pariwisata di beberapa destinasi di bawah program “gelembung perjalanan” berdasarkan kondisi yang ditentukan.

“Sebagai permulaan, Pulau Langkawi dipilih sebagai proyek percontohan untuk dibuka kembali untuk wisatawan lokal dimulai 16 September mendatang,” katanya.

Destinasi wisata lainnya akan diizinkan beroperasi ketika tingkat vaksinasi lokal mencapai 80 persen.

Selain itu, rapat juga menyepakati sidang tersebut, yang disebut Pansus Penanggulangan Pandemi, yang akan melibatkan perwakilan dari partai oposisi.

Pendekatan ini, ujar dia, merupakan salah satu upaya kolektif untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan bahwa pemulihan negara berjalan sesuai rencana, bersama-sama, dengan semangat Keluarga Malaysia.

Alhamdulillah, hari ini untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, rata-rata penularan secara nasional di bawah 1,0, dan saya yakin kita berada di jalur yang benar menuju pemulihan nasional,” katanya.(ant/tin/den)

Berita Terkait