Rabu, 3 Maret 2021

Musim Haji Tinggal Lima Bulan, Pemerintah Arab Saudi Belum Beri Kepastian

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Umat Islam, dengan memakai masker dan menjaga jarak fisik, melakukan Tawaf mengelilingi Ka'bah saat musim Haji di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020), di tengah pandemi penyakit virus corona (Covid-19) . Foto: Reuters

Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama menegaskan, kepastian tentang ada tidaknya haji tahun 2021 sepenuhnya di tangan pemerintah Arab Saudi.

“Tentang kepastian penyelenggaraan ibadah Haji pada tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi,” ujar Yaqut dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Dalam rangka mulai kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah Haji ini , Kemenag telah melakukan beberapa upaya.

Sebagai Menteri Agama, Yaqut mengaku telah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia pada hari Senin 11 Januari 2021 di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia.

Selamjutnya, Menag juga mengaku telah bertemu dengan Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh yang didampingi sekretaris Dirjen, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri dan staf teknis haji telah berkoordinasi dengan otorisasi terkait di Arab Saudi pada tanggal 17 sampai 24 Desember 2020.

“Yaitu pertemuan dengan Asdep urusan Haji dan Kementerian Haji dan Umroh pemerintah Arab Saudi, kemudian pertemuan dengan ketua Muasasah Asia Tenggara, kemudian melakukan pertemuan dengan pihak penerbangan dan pertemuan dengan pihak imigrasi Arab Saudi,” jelasnya.

Menurut Yaqut, dari hasil koordinasi tersebut, sampai saat ini belum diperoleh kepastian soal ada tidaknya haji tahun ini.

“Hasil koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa sampai dengan saat ini kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1442 atau 2021 Masehi belum dapat diperoleh,” tegasnya.

Menag menjelaskan, sesuai dengan kalender hijriah dan berdasarkan asumsi normal, perkiraan jadwal keberangkatan jamaah haji tahun 1442 hijriah atau tahun 2021 Masehi di kloter pertama akan diberangkatkan pada tanggal 15 Juni 2021.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa waktu yang tersisa untuk persiapan penyelenggaraan ibadah Haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi hanya berkisar lima bulan,” kata Menag.

“Mengingat ruang lingkup pelayanan penyelenggaraan ibadah haji yang begitu luas maka waktu yang tersisa sangat terbatas, sehingga berbagai persiapan harus segera dilakukan,” pungkas Yaqut.

Yaqut mengatakan, pihak kementerian Haji Arab Saudi saat ini masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan memantau penanganan Covid-19 dari negara negara pengirim calon jamaah haji.(faz/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Atap Ambruk di Rangkah

Berlubang dan Berkubang

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Surabaya
Rabu, 3 Maret 2021
25o
Kurs