Kamis, 13 Mei 2021

Panglima TNI Minta TNI/Polri Fokus Bantu 210 RT Zona Merah di Jatim

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Panglima TNI saat melihat langsung Kampung Tangguh Jogo Suroboyo di RW 05 Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya, Kamis (11/2/2021). Foto: Istimewa

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Panglima TNI meminta sinergi TNI dan Polri dalam membantu tracing hingga tingkat RT/RW dan mengawal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jatim.

Hal itu dikatakan Panglima TNI usai melihat langsung Kampung Tangguh Jogo Suroboyo di RW 05 Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya, Kamis (11/2/2021).

Hadi menyampaikan, sesuai laporan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, bahwa di Jatim yang masuk zona merah ada 210 RT. Maka, ia perintahkan kepada Pangdam V Brawijaya termasuk koordinasi dengan Kapolda Jatim untuk terus masif membantu di 210 RT yang masih zona merah tersebut.

“Kita keroyok dengan melakukan pelacakan, melakukan isolasi dan terus diperketat melaksanakan pembatasan sosial. Tentunya dari pemerintah daerah akan mengeluarkan peraturan terkait hal tersebut. Saya yakin 210 RT dengan sistem kampung tangguh berbasis RT/RW bisa masuk menjadi wilayah hijau,” kata Panglima.

Hadi menjelaskan, kedatangannya bersama Forkopimda Jatim untuk melihat implementasi dari tenaga tracer. Sebab, beberapa hari yang lalu, termasuk yang sudah dilaksanakan oleh Pangdam V Brawijaya dan Kapolda telah membantu hingga tingkat desa untuk melacak kasus Covid-19.

“Termasuk membantu isolasi apabila dinyatakan positif Covid-19. Namun di kampung tangguh ini yang berbasis RT/RW kondisinya sudah menjadi wilayah hijau,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Panglima TNI, fungsi dari tenaga tracer dari Babinsa, Babinkamtibmas termasuk unsur dari desa tetap melakukan tugasnya sebagai petugas protokol kesehatan. Hadi juga memuji Kampung Tangguh di RW 5, Kedung Baruk yang sudah taat protokol kesehatan.

“Setelah saya lihat, setiap tamu yang masuk akan ditegur apabila tidak menggunakan masker, tapi semuanya menggunakan masker, tidak ada yang ditegur tinggal diawasi. Mudah-mudahan posisi hijau ini bisa dipertahankan dengan melaksanakan prokes ketat,” jelasnya.

Sekadar diketahui, kunjungan Panglima TNI ke Surabaya didampingi Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Plt Wali Kota Surabaya, dan Kapolrestabes. (bid/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Kamis, 13 Mei 2021
30o
Kurs