Sabtu, 25 Juni 2022

Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Diduga Dua Orang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Tangkapan layar CCTV di dekat Gereja Katedral Makassar. Foto: Istimewa

Irjen Pol Argo Yuwono Kadiv Humas Polri menjelaskan, pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar diduga dilakukan dua orang.

Menurut Argo, Polisi mengumpulkan informasi di lapangan bahwa dua orang yang diduga pelaku ini berboncengan sepeda motor. Mereka kemudian menuju gerbang Gereja Katedral dan meledakkan diri.

“Setelah kita mencari informasi yang berkaitan dengan ledakan tadi, memang kita mendapatkan informasi bahwa ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua jenis sepeda motor matic yang plat nomornya DD 5984 MD. Kendaraan itu diduga dinaiki oleh dua orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja Katedral Makassar ini,” ujar Argo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Minggu (28/3/2021).

Kata Argo, kedua pelaku meledakkan diri kemungkinan karena melihat saat itu banyak jamaah yang keluar dari gereja. Saat terjadi ledakan sekitar pukul 10.30 WITA.

Sebelum terjadi ledakan, kata Argo, pihak keamanan gereja sempat mencegat untuk menghentikan motor yang dikendarai dua pelaku tersebut.

“Jam tersebut sudah selesai kegiatan misa dan kemudian mungkin karena melihat banyak yang keluar dari gereja. Dua orang yang mau masuk tadi dicegat oleh security dan kemudian terjadi ledakan itu,” jelasnya.

Dari hasil informasi di lapangan, menurut Argo, ditemukan kendaraan yang sudah hancur dan kemudian ada beberapa potongan tubuh.

Potongan itu nanti menjadi bagian dari penyidikan pihak kepolisian untuk meyakinkan bahwa potongan-potongan tersebut berasal dari kedua pelaku, security gereja atau pihak jemaat.

Argo menjelaskan, pelaku yang diduga dua orang itu, kondisinya sedang dicek karena ditemukan banyak beberapa potongan-potongan tubuh, apakah dari keduanya atau lain orang.

Identifikasi pelaku apakah perempuan atau laki-laki, kata Argo masih dalam penyelidikan.

“Belum bisa diidentifikasi apakah perempuan atau laki semua belum kita ketahui, karena banyak potongan tubuh. Nanti biar Dokkes bekerja dulu baru bisa dijelaskan,” kata Argo.(faz/bid)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 25 Juni 2022
24o
Kurs