Senin, 27 Mei 2024

Pelindo Marines Kolaborasi dengan Nelayan Hijaukan Kawasan Bakau Romokalisari yang Bakal Jadi Objek Wisata

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Pelindo Marines, anak usaha BUMN Pelindo mengajak insan maritim di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kolaborasi menghijaukan ekosistem bakau di pesisir utara Romokalisari, Surabaya, Rabu (22/12/2021). Foto: Istimewa

Pelindo Marines, anak usaha BUMN Pelindo mengajak insan maritim di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kolaborasi menghijaukan ekosistem bakau di pesisir utara Romokalisari, Surabaya, Rabu (22/12/2021).

Ekosistem bakau itu ada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sedang naik daun karena Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan Armuji Wakil Wali Kota Surabaya belum lama ini mencoba main jetski dalam rangka penyiapan sebagai obyek wisata bahari.

Lia Indi Agustiana Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Pelindo Marines, bersama perwakilan beberapa insan maritim menyerahkan bibit bakau secara simbolis ke paguyuban nelayan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bahari Sejahtera.

“Semangat kolaborasi dari para insan maritim di Pelabuhan Tanjung Perak ini coba digalang Pelindo Marines, karena kelestarian ekosistem bakau di Romokalisari ini akan lebih berkelanjutan dan semakin meluas habitatnya dengan kolaborasi multi stakeholder untuk mendukung rencana Pemkot Surabaya menjadikan lokasi ini sebagai obyek wisata bahari,” katanya.

Kolaborasi itu terjalin dalam kegiatan yang dihelat akrab bersama komunitas nelayan, yang juga dihadiri perwakilan insan maritim. Salah satunya dari Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Selain itu, turut serta perwakilan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Pelindo Sub-Regional Jawa Timur, Direksi Terminal Teluk Lamong, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya.

Semangat kolaborasi dalam aksi peduli lingkungan itu sejalan dengan rangkaian Peringatan HUT ke-10 Pelindo Marines atau 1 dekade yang pertama dengan mengusung tema ‘Dekade Kolaborasi’.

Lia menambahkan, semangat kolaborasi para Mariners (sebutan pegawai Pelindo Marines) berangkat dari kolaborasi kebaikan kepada sosial masyarakat dan lingkungan (TJSL/CSR).

“Semangat kolaborasi membantu sesama dan lingkungan, kemudian menjadi motivasi untuk semangat berkolaborasi sebagai bagian dari integrasi Pelindo yang baru merger untuk berkontribusi pada efisiensi biaya logistik di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Edi Supratman Wakil Ketua KUB Bahari Sejahtera secara terpisah menyebutkan, kelompok-kelompok nelayan menyambut baik inisiatif aksi peduli lingkungan oleh Pelindo Marines itu.

“(Ekosistem) bakau yang lebih lestari dapat menambah pendapatan nelayan, karena tidak hanya menjaring ikan, tapi bisa menangkap kepiting dan udang. Jadi ada manfaat ekonomi lebih,” ujarnya.

Komunitas nelayan, kata Edi, juga berharap adanya pemberdayaan dalam rencana pengembangan atraksi wisata di pesisir Romokalisari ini.

“Kolaborasi pemerintah, nelayan, dan dukungan perusahaan akan membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat setempat,” ujarnya.(den/tin/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Senin, 27 Mei 2024
25o
Kurs