Jumat, 1 Juli 2022

Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Tidak Berasal dari Kluster Keluarga

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Husnul Muarif Kadinkes Kota Malang. Foto: Antara

Dinas Kesehatan Kota Malang menyatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Malang Jawa Timur, tidak disebabkan adanya penularan dari lingkungan keluarga.

dr Husnul Muarif Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif yang berasal dari lingkungan keluarga, sudah bisa dikatakan hampir tidak ada. Namun, penambahan lebih pada kasus masing-masing individu yang terpapar.

“Kluster keluarga hampir tidak ada. Jadi kasus baru tidak di keluarga, tapi individu,” kata Husnul, Selasa (27/4/2021) dilansir Antara.

Husnul menambahkan, untuk mengantisipasi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 masyarakat perlu diingatkan kembali untuk membatasi mobilitas, yang saat ini sudah mulai mengalami peningkatan.

Untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19, masyarakat terus diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Namun, yang paling utama adalah masyarakat tetap membatasi pergerakan atau pertemuan dalam jumlah besar.

“Covid-19 itu menular, menyebar, dan terpapar jika terjadi pergerakan atau pertemuan satu dengan yang lain. Sehingga stay at home itu hingga saat ini adalah yang paling efektif,” kata Husnul.

Pihaknya menambahkan, penambahan kasus konfirmasi positif di Kota Malang cukup fluktuatif. Tercatat pada 24 April, ada penambahan sebanyak empat orang. Namun, pada 25 April 2021, penambahan terjadi sebanyak 17 orang, dan pada 26 April ada penambahan 20 kasus baru dalam satu hari.

“Keseharian fluktuatif, dan untuk tingkat keterisian bed (tempat tidur) di faskes mengalami kenaikan. Rumah sakit, rata-rata ada peningkatan, dari tingkat keterisian sebelumnya 33,6 persen, menjadi 45 persen,” kata Husnul.

Menurut Husnul, tingkat keterisian tempat tidur di fasilitas kesehatan penanganan Covid-19 di Kota Malang juga mengalami tren kenaikan. Pada Safe House Jalan Kawi, keterisian mencapai 79 orang, dari sebelumnya berkisar sebanyak 30-40 orang.

Hingga saat ini, di Kota Malang, tercatat secara keseluruhan ada sebanyak 6.316 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.707 orang dilaporkan telah sembuh, 577 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.(ant/dfn)

Berita Terkait

Surabaya
Jumat, 1 Juli 2022
30o
Kurs