Senin, 18 Oktober 2021

Pendonor Plasma Konvalesen di PMI Surabaya Tidak Perlu Bukti Vaksinasi Covid-19

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Penyintas Covid-19 sedang donor plasma konvalesen di PMI Surabaya. Foto: totok/dok. suarasurabaya.net

Penyintas Covid-19 yang akan mendonorkan plasma konvalesen di PMI Surabaya tidak perlu menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19.

Hal ini dipastikan oleh dr. Martono Adi Kabag Pelayanan dan Humas PMI Surabaya, Selasa (6/7/2021).

Persyaratan khusus yang diutamakan, kata Martono adalah melakukan pemeriksaan atau screening kesehatan.

“Kalau bukti sembuh dari Covid-19 yang disampaikan dokter atau pihak rumah sakit memang dibutuhkan. Setiap penyintas Covid-19 yang sudah sembuh dari paparan Covid-19 memang wajib diberikan surat atau pemberitahuan sembuh. Kemudian yang paling penting lagi adalah mengikuti pemeriksaan kesehatan atau screening kesehatan. Itu saja,” terang dr. Martono Adi.

Martono menegaskan bahwa persyaratan yang disyaratkan untuk pendonor plasma konvalesen di PMI Surabaya tidak jauh berbeda dengan tempat lainnya.

“Kalau harus menyertakan bukti vaksinasi Covid-19 kok kayaknya baru dengar ya. Kalau bukti sembuh dari dokter atau rumah sakit memang diperlukan juga sebagai bukti telah sembuh,” kata Martono.

Seorang penyintas Covid-19, lanjut Martono, setelah sembuh punya kemampuan untuk melakukan donor plasma konvalesen yang berbeda. Antara satu orang penyintas dengan penyintas lainnya tidak sama. Hal ini dikarenakan setiap penyintas punya kapasitas yang tidak sama terkait dengan plasma konvalesen.

Lalu Martono mencontohkan bahwa ada penyintas Covid-19 yang mampu berdonor plasma konvalesen hingga beberapa kali.

“Tapi ada juga mereka yang bisa mendonorkan plasma konvalesen sekali saja. Karena kondisi yang berbeda memang. Oleh karena itu, sekali atau beberapa kali sebenarnya bukan ukuran tetapi yang terpenting adalah punya kesadaran untuk mendonorkan plasma konvalesen,” tambah Martono.

Sementara itu, sampai Selasa (6/7/2021) persediaan plasma konvalesen di PMI Surabaya masih kosong. Tercatat sudah lebih 500 permintaan plasma konvalesen dari masyarakat yang belum terlayani. Meskipun beberapa kali sebelumnya digelar screening calon pendonor plasma konvalesen tetapi hasil yang didapat masih belum signifikan dengan permintaan dari masyarakat.

“Kami tetap membutuhkan plasma konvalesen. Apalagi saat ini terjadi kecenderungan penurunan jumlah pendonor plasma konvalesen. Jumlahnya terus menurun. Dan tentu saja ini berpengaruh pada layanan permintaan dari masyarakat yang belum terpenuhi,” katanya.

Pihaknya pun kembali menegaskan syarat bukti vaksinasi tidak diperlukan untuk penyintas Covid-19 yang akan mendonorkan plasma konvalesen.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa tidak ada persyaratan terkait bukti vaksinasi bagi penyintas Covid-19 yang akan berdonor plasma konvalesen di PMI Surabaya,” pungkas Martono.(tok/dfn/ipg)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Senin, 18 Oktober 2021
30o
Kurs