Jumat, 3 Desember 2021

Pengerjaan Fisik 1,3 Kilometer Frontage Road Sidoarjo Mulai Agustus 2021

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ilustrasi. Situasi jalan nasional di Gedangan yang seringkali padat karena kemacetan yang sulit terurai. Foto: dok. suarasurabaya.net

Pemkab Sidoarjo akan melanjutkan pembangunan Frontage Road sepanjang 1,3 kilometer sejak dari Aloha sampai Perempatan Gedangan sekitar Agustus tahun ini.

Sigit Setyawan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Sidoarjo mengatakan, Pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan fisiknya.

“Untuk konstruksi Frontage Road 1.300 meter itu alokasi anggarannya Rp57 miliar. Itu mulai Brigif 1 Marinir Aloha sampai Gedangan arah ke Betro itu,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, Selasa (8/6/2021).

Sigit mengakui, pembangunan Frontage Road Sidoarjo yang sudah berlangsung sejak 2018 sampai 2020 kemarin memang kurang greget. Progres pembangunannya bisa dibilang sangat lambat.

“Kemarin kendalanya adalah pekerjaan fisiknya gregetnya kurang kelihatan. Tahun 2020 itu hanya 200 meter (yang dikerjakan),” katanya.

Di era kepemimpinan Ahmad Muhdlor Ali dan Subandi, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo sekarang, pembangunan proyek pengurai kemacetan di sepanjang jalan nasional Sidoarjo itu akan dikebut.

Sigit bilang, persiapan pembangunan fisik akan diawali proses pengadaan konstruksi. Proses ini setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 bulan dimulai sejak pertengahan Juni nanti.

“Kalau dua tiga bulan, mungkin baru sekitar awal Agustus (tahun ini) mulai pengerjaan (fisik). Mudah-mudahan tidak ada kendala untuk proses pengadaannya,” ujar Sigit.

Pemkab Sidoarjo menargetkan, pengerjaan frontage sepanjang 1,3 kilometer itu bisa tuntas pada Desember tahun ini sesuai jadwal yang memang sudah ditetapkan.

“Untuk 1,3 kilometer ini kami harapkan tuntas Desember, kalau sesuai jadwal. Lah yang tanah-tanah sisa yang belum dibangun itu yang harus kami pikirkan progresnya untuk 2022,” ujarnya.

Sebelumnya Sigit mengatakan, persiapan pembangunan fisik frontage road 1,3 kilometer tahun ini dilakukan bersamaan proses pembebasan bangunan dari lahan yang sudah dibeli dari warga.

Untuk pembongkaran 148 persil di sepanjang lahan frontage dari Gedangan sampai Buduran, Gus Muhdlor Bupati Sidoarjo sudah mengirimkan surat perintah pembongkaran bangunan.

Kepada para pemilik persil yang tanahnya sudah dibeli Pemkab Sidoarjo sejak 2016 silam, Gus Muhdlor memberi waktu 30 hari agar mereka bisa membongkar sendiri bangunannya.

Kalau setelah 30 hari bangunan itu belum juga dibongkar, Pemkab Sidoarjo melalui Dinas PU BMSDA akan mengerahkan alat berat untuk membongkar seluruh bangunan yang ada.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
26o
Kurs