Kamis, 25 Februari 2021

Polda Jatim Segera Bahas Aturan Kerja 75 Persen WFH

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jatim saat silaturahmi dengan sejumlah pimpinan media, Kamis (7/1/2021). Foto: Isa Anshori Suara Surabaya

Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jatim mengatakan, telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim terkait rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali pada 11 hingga 25 Januari 2020.

Komunikasi itu kata dia, juga dibangun dengan seluruh jajaran Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, termasuk Pangdam V Brawijaya, dan Pangkoarmada II.

Nico mengatakan, jajarannya pun akan menggelar rapat dalam rangka menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan PSBB tersebut. “Rencananya rapat akan dilaksanakan pada Jumat 8 Januari besok dan dalam rapat itu kami akan membahas hal teknis pengaturan kerja 75 persen di rumah dan 25 persen di kantor,” ujar Nico di Mapolda Jatim, Kamis (7/1/2020).

Nico menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah mengeluarkan kebijakan yang mengatur jam kerja seluruh jajarannya dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19. Di antaranya diharuskan bagi anggota melaksanakan tes kesehatan untuk mengetahui apakah ada penyakit penyerta atau komorbid. Jika ada maka mereka tidak boleh kerja di kantor tetapi kerja di rumah.

“Lalu yang kedua melaksanakan tes secara berkala kepada seluruh anggota khususnya yang bekerja di lapangan sehingga bisa diketahui pencegahan lebih dini apabila mereka terkena Covid-19,” ujarnya.

Nico mengatakan, dalam rapat yang digelar besok itu juga akan dibicarakan terkait vaksinasi Covid-19. Utamanya terkait pengamanan dalam pendistribusiannya. Nico menegaskan, pihaknya telah melaksanakan pengamanan sekaligus persiapan anggota dalam pendistribusian.

“Karena seperti yang kita ketahui bersama ataupun perintah dari pemerintah pusat maupun provinsi mengenai jadwal dan pendistribusiannya,” ujarnya.

Nico menegaskan, Polda Jatim akan selalu mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi dalam penanganan Covid-19. Apalagi menurutnya, sinergitas menjadi bagian penting dalam rangkah penanganan Covid-19.

“Dan saya minta masyarakat juga mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh Satgas Covid-19 provinsi. Harapannya dengan mengikuti aturan, arahan dan perintah yang diberikan itu kita semua bisa menghadapi Covid-19 secara bersama-sama,” kata dia. (bid/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Kamis, 25 Februari 2021
26o
Kurs