Senin, 20 September 2021

Relaksasi PPKM Darurat Perbolehkan Makan di Tempat 30 Menit, Emil: Ini Jalan Tengah Terbaik

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Ilustrasi. ITC Surabaya terapkan Protokol New Normal di Bazaar Kuliner Suroboyo. Foto: Totok suarasurabaya.net

Joko Widodo Presiden dalam keterangan pers virtual yang digelar Selasa (20/7/2021) malam dari Istana Bogor, Jawa Barat, menyampaikan wacana relaksasi atau pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat secara bertahap, mulai tanggal 26 Juli 2021.

Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubenur Jawa Timur memberikan tanggapannya soal hal ini.

“Kita berdoa, ikhtiar bersama bahwa lima hari ini kita akan mendapatkan gambaran yang lebih kuat lagi untuk Pak Presiden menjalankan rencananya yaitu PPKM bertahap tanggal 26 nanti,” kata Emil  kepada Radio Suara Surabaya, Rabu (21/7/2021) pagi.

Seperti diketahui, salah satu yang direlaksasi adalah masyarakat bisa makan di tempat dengan waktu maksimal 30 menit.

Selain itu restoran, warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki usaha di ruang terbuka dipersilakan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB.

“Pemerintah sangat berempati dengan kesulitan kita bersama. Ini adalah sebuah masa yang sulit, ini adalah perang, perang melawan musuh yang tidak terlihat, ini perang melawan virus, namun demikian tentunya daya tahan bergantung kepada kesejahteraan masyarakat, maka program- program yang dicanangkan dari pusat, provinsi, kabupaten hingga ke desa untuk menjaga kesejahteraan masyarakat yang paling rentan akan dijalankan,” papar Emil.

Kata Emil, keputusan Presiden yang membatasi hanya 30 menit menurut Emil adalah jalan tengah terbaik.

“Ini bukan untuk kesenangan kami atau kepuasan kami, tapi jalan tengah untuk kehidupan masyarakat. Kehidupan dan penghidupan. Menjaga nyawa masyarakat, tetapi juga kesejahteraan masyarakat bisa kita jaga,”ujarnya.

Dengan pelonggaran secara bertahap, banyak membantu banyak pihak.

“Bisa nolong yang punya rumah makan, atau yang makan juga. Jadi masyarakat yang butuh, bisa makan. Karena tidak semua mampu order online. Tapi memang harus tetap dibatasi, karena tidak jarang, saya temukan di warung kopi ini anak muda, nongkrong nyolokin handphone ke dinding, ngopi, ngerokok tidak pakai masker, ini kalau lebih dari 30 menit bahaya,” ingatnya.

Meski akan ada pelonggaran PPKM, Emil mengingatkan untuk tetap menjaga diri dan melindungi orang di sekitarnya dengan tertib melaksanakan protokol kesehatan, dan menghindari tempat yang berisiko, seperti kerumunan.(man/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Surabaya
Senin, 20 September 2021
33o
Kurs