Selasa, 30 November 2021

Satgas Covid-19 Terus Berupaya Optimalkan Fungsi Posko PPKM Mikro

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ganip Warsito Ketua Satgas Penanganan Covid-19 memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (7/6/2021). Foto: Biro Pers Setpres

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 akan terus membenahi manajemen di lapangan mulai dari hulu sampai ke hilir dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Ganip Warsito Ketua Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, fungsi Posko PPKM Mikro akan difokuskan pada empat hal, yaitu pencegahan, penindakan atau penanganan, pembinaan, dan pendukung.

Lonjakan kasus di Kudus dan lima kabupaten sekitarnya, lanjut Ganip, disinyalir akibat lemahnya pengawasan di tingkat posko.

Oleh karenanya, optimalisasi fungsi Posko PPKM Mikro mutlak diperlukan minimal untuk memonitor dan mengevaluasi data kasus daerah, serta menyusun strategi penanganannya.

Kemudian, Posko PPKM Mikro juga perlu memantau kasus aktif, tingkat kesembuhan, tingkat kematian, keterisian tempat tidur di rumah sakit, dan mobilitas penduduk.

“Belajar dari pengalaman Kudus dan lima kabupaten di sekitarnya, ada kelemahan di tingkat ini. Oleh karenanya, fungsi Posko PPKM Mikro akan terus kami berdayakan dan optimalkan, paling tidak untuk melakukan tugasnya memonitor dan mengevaluasi data kasus daerah dan menyusun strategi penanganannya,” ujarnya, Senin (7/6/2021) siang, usai rapat kabinet terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta.

Lebih lanjut, Ganip menegaskan Satgas Penanganan Covid-19 juga berupaya meningkatkan jumlah pemeriksaan, penelusuran, serta kedisiplinan masyarakat pada protokol kesehatan.

Kepala BNPB mengimbau pemerintah daerah terus memantau dan mengevaluasi ketersedian tempat tidur serta sumber daya rumah sakit sebagai antisipasi kalau terjadi lonjakan kasus Covid-19 di daerah.

Di bawah komando Ganip, Satgas Penanganan Covid-19 menyiapkan strategi untuk mengendalikan kasus Covid-19.

Antara lain, melakukan pendampingan dari tingkat mikro, menambah personel untuk menegakkan disiplin dan membantu tenaga kesehatan, serta mendorong efektivitas kolaborasi pentahelix aparatur pemerintah dengan tokoh masyarakat, agama dan tokoh adat supaya masyarakat disiplin protokol kesehatan.

Satgas Penanganan Covid-19, lanjut Ganip Warsito, juga akan tetap memeriksa Pekerja Migran Indonesia dari luar negeri, dan membatasi orang asing yang masuk ke Tanah Air.(rid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
28o
Kurs