Rabu, 21 April 2021

Sudah Dua Kali Suntik Vaksin, Wabup Nganjuk Tetap Terjangkit Covid-19

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk. Foto: nganjukkab.go.id

Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 meski sudah mendapat dua dosis suntikan vaksin Covid-19.

Slamet Basuki Kepala Dinas Kominfo Nganjuk membenarkan itu. Wabup Nganjuk terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes usap PCR Kamis (18/2/2021) kemarin.

“Kalau gejala klinis menurut beliau tidak ada. Hanya saja pada hari itu (Kamis), beliau merasa tidak enak badan dan meminta untuk dites usap,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, Senin (22/2/2021).

Kadis Kominfo Nganjuk itu juga membenarkan, Marhaen Wabup Nganjuk juga sudah menuntaskan dua dosis vaksinasi Covid-19 produksi Sinovac.

Marhaen menjalani vaksinasi Covid-19 bersama pejabat Forkopimda lainnya pada 27 Januari (dosis pertama) dan 10 Februari 2021 (dosis kedua) di RSUD Nganjuk.

“Kami tidak ada laporan khusus berkaitan positifnya Pak Wabup kepada Kemenkes. Karena Dinkes Jatim setiap hari melaporkan data terbaru vaksinasi itu,” ujarnya.

Tidak hanya Marhaen, keluarga Wakil Bupati Nganjuk itu juga terkonfirmasi positif Covid-19. Dia bersama Istri dan dua orang putranya kini menjalani perawatan di RSUD Kertosono.

“Betul, istri dan dua orang anak beliau juga menjalani perawatan di RSUD Kertosono. Soal kondisi terbaru, saya belum dapat laporan,” ujarnya.

Marhaen sendiri telah mengumumkan kondisinya melalui channel YouTube miliknya. Dia sampaikan proses terpaparnya dirinya secara kronologis.

Dalam video itu, Marhaen tampak sudah memakai selang oksigen dan sedang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Dia menduga, dirinya tertular virus penyebab Covid-19 di sela-sela aktivitasnya yang padat ketika meninjau sejumlah lokasi bencana di Kabupaten Nganjuk.

“Rabu (17/2/2021) sudah mulai badan tidak terasa enak. Kamis saya coba untuk swab, sore hari, dan dinyatakan hasilnya positif,” katanya dalam video itu.

Dia mengaku lengah dan sulit menjaga jarak di tengah kerumunan warga saat peninjauan bencana itu. Namun, hal itu tidak bisa dia hindari.

“Kemarin-kemarin saya lengah, fisik saya tidak memungkinkan, tapi tetap antusias. Seorang pemimpin harus berada di tengah masyarakat kala suka duka,” ujarnya.

Dia mengakhiri video itu dengan permintaan maaf yang dia tujukan kepada masyarakat sekaligus pesan agar masyarakat Nganjuk tetap menaati protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Saya mohon doanya, seluruh warga Kabupaten Nganjuk. Istri saya dan dua anak saya semoga lekas diberi kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali,” kata Marhaen.(den/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Rabu, 21 April 2021
31o
Kurs