Minggu, 27 November 2022

Surabaya Dapat Jatah 33.420 Vaksin Covid-19 Gelombang Pertama

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi. Vaksinasi Covid-19. Foto: Pixabay

Whisnu Sakti Buana Plt Wali Kota Surabaya menyampaikan, jatah vaksin yang didapat Surabaya sebanyak 33.420 vaksin untuk gelombang pertama.

Hal itu dipastikan dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual dan dipimpin langsung Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim pada Selasa (12/1/2021).

“Kita mendapat 33.420 dan itu sudah mencakup semua tenaga kesehatan (Nakes) yang ada di Surabaya,” kata Whisnu di Balai Kota Surabaya.

Setiap tenaga kesehatan, kata Whisnu, nantinya akan mendapat jatah dua kali penyuntikan sesuai arahan pemerintah, yang diberikan dalam jangka waktu dua pekan. Untuk menyelesaikan proses vaksinasi tahap pertama, Whisnu mengatakan, membutuhkan waktu sekitar tiga minggu karena setiap minggu ditarget dapat menyasar 10 ribu orang.

Terkait persiapan pelaksanaan vaksinasi, Whisnu menyatakan, ada 109 fasilitas kesehatan yang siap digunakan untuk melakukan vaksinasi. Di antaranya 46 rumah sakit dan 63 Puskesmas.

“Simulasi sudah di tujuh rumah sakit, dan 63 puskesmas. Tersisa 39 yang kita dorong untuk segera melakukan simulasi sebelum nanti dilakukan proses vaksin,” ujarnya.

Whisnu mengatakan, pihaknya nanti juga mengajukan penambahan vaksin sekitar 8.000 untuk tenaga publik lain seperti Polri, Satpol PP, dan Linmas.

Sementara itu, Febria Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya menambahkan, ada 839 tenaga vaksinator yang disiapkan dan sudah bersertifikat. Untuk proses vaksinasi, kata Febria, para penerima pengumuman melalui SMS blast dari pusat kemudian datang ke tempat yang telah ditentukan. Di tempat nanti, penerima harus melakukan pendataan, kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kita sudah melakukan assessment tapi nanti akan kita lakukan screening lagi terkait pemeriksaan fisik seperti cek tensi dan lain-lain, lalu assessment ulang terkait penyakit komorbid. Kalau sudah lolos bisa ke meja tiga. Tapi, kalau belum kita bisa update data di aplikasi untuk dilakukan vaksin di lain hari,” kata dia.(bid/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Bus Terbakar di Gate Tol Menanggal arah Juanda

Ratusan Rumah Hancur Akibat Puting Beliung

Surabaya
Minggu, 27 November 2022
25o
Kurs