Senin, 15 Agustus 2022

Tantowi Yahya Hadiahkan Lukisan Batik untuk Gubernur Jenderal Selandia Baru

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Dalam acara perpisahan dengan Dame Patsy Reddy Gubernur Jendral Selandia Baru minggu lalu, Tantowi Yahya Dubes RI untuk Selandia Baru menyerahkan lukisan khusus karyanya yang mengkombinasikan motif Maori dengan Batik Indonesia. Foto: Istimewa

Dalam acara perpisahan dengan Dame Patsy Reddy Gubernur Jendral Selandia Baru minggu lalu, Tantowi Yahya Dubes RI untuk Selandia Baru menyerahkan lukisan khusus karyanya yang mengkombinasikan motif Maori dengan Batik Indonesia.

Selain berbakat di musik Tantowi juga ternyata mempunya talenta sebagai pelukis. Bulan Agustus lalu dia memamerkan karya-karyanya di Wellington dan mendapat perhatian luas masyarakat. Tantowi tercatat sebagai Dubes pertama di Wellington yang melakukan itu.

“Dame Patsy mengakhiri tugasnya sebagai Gubernur Jendral tgl 28 September lalu setelah 5 tahun mengabdi. Gubernur Jendral adalah perwakilan Ratu Inggris di Selandia Baru yang dipilih setiap 5 tahun. Dame Patsy yang sebelumnya adalah pengacara terkenal dikenal dan pemerhati seni, khususnya film. Sebagai Gubernur Jendral, ia sangat dekat dengan korps diplomatik,” ujar Tantowi kepada suarasurabaya.net, Sabtu (2/10/2021).

Dalam acara perpisahan yang diadakan oleh korps diplomatik, Tantowi didaulat menjadi Pembawa Acara. Dengan latar belakang sebelumnya sebagai penyanyi dan pembawa acara, tidaklah sulit bagi Tantowi untuk membuat acara jadi semarak dan meriah.

Untuk mencairkan suasana, diawal penampilan Tantowi menyanyikan lagu “Goodbye” yang membuat mata Gubernur Jenderal berkaca-kaca.

“Waaah ini mengingatkan saya pada profesi saya sebelumnya” kata Tantowi yang disambut tawa Gubernur Jenderal dan para undangan.

Lukisan yang dihadiahkan Tantowi berbentuk kolas yang mengkombinasikan motif Batik dengan motif tradisional Maori. Ada 7 potong lukisan monokrom yang ketika digabung menjadi kesatuan yang indah yang menggambarkan keindahan hubungan kedua bangsa.

Tantowi yang juga akan segera mengakhiri tugasnya ini berharap lukisan tersebut akan menjadi pengikat hubungan Dame Patsy dan suaminya Sir David Gascoigne dengan Indonesia, salah satu negara yang ingin dikunjunginya.(faz/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Senin, 15 Agustus 2022
27o
Kurs