Senin, 8 Agustus 2022

Tren Kasus Covid-19 Meningkat di 20 Daerah

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi Covid-19. Grafis: suarasurabaya.net

Johnny G. Plate Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengatakan terjadi tren peningkatan kasus positif Covid-19 di 20 kabupaten/kota selama tujuh pekan terakhir.

Kenaikan terjadi di beberapa lokasi seperti, Kabupaten Nagan Raya Aceh, Kepulauan Meranti Riau, Jakarta Timur, Kota Depok, Kota Bekasi, serta Kota Surakarta.

Johnny mengatakan ini berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 28 Oktober 2021.

“Kenaikan kasus Covid-19 di daerah-daerah harus jadi perhatian bersama karena ini sudah memasuki fase jelang libur Nataru (Natal dan Tahun Baru),” ujar Johnny.

Saat ini angka kasus aktif secara nasional berada di titik rendah, sekitar 12.400 kasus aktif per 28 Oktober 2021 dan telah menurun selama 15 minggu.

Namun, Johnny meminta masyarakat tidak lengah dan tetap mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayah masing-masing.

“Kenaikan kasus sekecil apapun, adalah bukti bahwa virus Covid-19 masih hidup di sekitar kita. Jangan sampai kita mengendorkan protokol kesehatan, karena setiap kelengahan dapat memicu
kembali terjadinya proses transmisi dan lonjakan kasus,” kata Johnny.

Belajar dari pengalaman tahun lalu, mobilitas masyarakat saat libur panjang cenderung meningkat dan berdampak pada lonjakan kasus.

Oleh karena itu pihaknya menekankan peningkatan mobilitas seharusnya dibarengi dengan pengetatan ketaatan protokol kesehatan dari tiap individu, guna menekan risiko penularan.

Dia juga meminta seluruh pimpinan daerah bergerak lebih aktif, memantau setiap parameter penanganan pandemi secara berkala.

Tujuannya, supaya bisa mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Parameter yang dimaksud seperti jumlah kasus aktif, positivity rate, dan bed occupancy ratio (BOR).

Tak hanya itu, pemangku kebijakan di daerah serta seluruh elemen juga harus memperkuat cakupan vaksinasi, menggencarkan 3T (testing, tracing, treatment), dan penggunaan PeduliLindungi di berbagai tempat umum yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat. Seperti mal, kafe, pasar, dan tempat wisata.

“Protokol kesehatan, vaksinasi, 3T, dan implementasi teknologi informasi tetap menjadi langkah intervensi penting sebagai antisipasi menekan risiko penularan Covid-19. Pemerintah juga akan terus mengevaluasi penerapan PPKM sebagai instrumen pengendalian Covid-19 di tiap daerah dan kami mengharapkan peran aktif masyarakat untuk mendukung kebijakan tersebut,” kata Johnny.(ant/dfn/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Kemacetan di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Senin, 8 Agustus 2022
26o
Kurs