Rabu, 17 Agustus 2022

Tunggu AstraZeneca, Sinovac di Sidoarjo Hanya Tersisa untuk 700 Sasaran

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Foto: Denza suarasurabaya.net

Vaksin Sinovac yang tersisa di Sidoarjo cuma untuk 700 orang sasaran. Saat ini Pemkab Sidoarjo sedang menunggu datangnya vaksin AstraZeneca.

Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menyatakan itu di sela pelaksanaan vaksinasi untuk ulama dan imam masjid, Rabu (10/3/2021).

“Sekarang yang tersisa sekitar 700 (sasaran/kurang lebih 1.400 vial). Ya, Sinovac. Nanti akan datang lagi AstraZeneca,” ujarnya.

Dia tidak tahu, berapa jumlah jatah vaksin AstraZeneca yang akan didapatkan Sidoarjo. Untuk Sinovac, Sidoarjo kemarin mendapat 9 ribu vial. Sebelumnya dapat 12 ribu vial.

“Memang incrit-incrit, tapi ya sudah lah, kami pakai untuk yang prioritas,” katanya kepada suarasurabaya.net.

Syaf menambahkan, sejauh ini Pemkab Sidoarjo sudah menerima 62 ribu vial vaksin Sinovac sejak pelaksanaan vaksinasi tahap pertama hingga kedua.

Di akhir-akhir pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (gus Muhdlor) Bupati Sidoarjo mengutamakan ulama dan imam masjid sebagai sasaran.

Pemkab Sidoarjo menargetkan, seluruh ulama serta imam masjid dan musala di Sidoarjo sudah menjalani vaksinasi sebelum datangnya Bulan Suci Ramadan.

Targetnya, setidaknya ada 2.000 ulama serta imam masjid dan musala yang bisa menjalani vaksinasi kali ini.

Sementara untuk Lansia, Gus Muhdlor mengatakan, Sidoarjo berbeda dengan Surabaya. Jangan dibandingkan. Lansia di Sidoarjo, kata Muhdlor, tidak serta merta harus vaksin.

“Kami melihat lansia tidak serta merta harus divaksin, karena ada syarat-syarat tertentu. Apalagi kalau besok yang datang vaksin merek baru, AstraZeneca. Kami perlu melihat dulu,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Putra KH Agoes Ali Mashuri Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo itu menambahkan, dia akan mendahulukan simpul-simpul yang berhubungan dengan masyarakat banyak.

Para ulama, imam masjid dan musala, menurut Muhdlor, akan berhubungan dengan banyak masyarakat ketika Ramadan tiba.

Di bulan suci umat Muslim itu, titik kumpul masyarakat Sidoarjo dia perkirakan akan pindah ke masjid dan musala.(den/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
30o
Kurs