Senin, 23 Mei 2022

Asrama Haji Diusulkan Bisa Jadi Tempat Karantina Jemaah Umrah

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Suasana umrah di Masjidil Haram di Mekah sambil mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial setelah pemerintah Arab Saudi melonggarkan pembatasan terkait pembendungan penularan Covid-19 di kota suci umat Islam ini pada 3 Oktober 2020. Foto: Kementerian haji dan umrah Arab Saudi/Reuters/Antara

Asli Chaidir anggota Komisi VIII DPR RI meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengupayakan tempat karantina alternatif bagi jemaah umrah sepulang ke Tanah Air.

Dia mengatakan asrama haji yang dipersiapkan sebagai lokasi karantina jemaah nantinya harus sesuai dengan standar yang berlaku.

“Para jemaah yang pulang nanti sebaiknya melakukan karantina di asrama haji yang sudah ditentukan, jangan sampai nanti mereka menumpuk (di bandara) karena ini harus dibedakan (dengan penumpang umum),” ujar Chaidir dalam keterangannya, Rabu (19/1/2021).

Chaidir menyampaikan, Komisi VIII DPR RI telah berkonsultasi dengan Kementerian Agama dan Satgas Covid-19 untuk mewujudkan asrama haji menjadi tempat karantina.

Menurut dia, BNPB telah melakukan kelaikan penggunaan asrama haji sebagai tempat karantina sejak November 2021 lalu. Prosedur baru administrasi juga tengah diupayakan dalam rangka hal tersebut.

“Kita lihat dulu nanti ketika jamaah umrah ini pulang karena mereka diberangkatkan pada saat varian Omicron sedang tinggi, tentunya kita ingin agar semua pihak yang terkait itu siap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Chaidir berharap BNPB segera dapat menyetujui penggunaan asrama haji sebagai tempat karantina, khususnya asrama haji di Jakarta.(faz/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
30o
Kurs