Selasa, 22 September 2026

BMKG Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Dampak Equinox

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi, cuaca panas, matahari terik. Grafis: suarasurabaya.net

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Juanda meminta kepada masyarakat tidak mengkhawatirkan dampak equinox (matahari melintasi garis khatulistiwa secara periodik) yang mengakibatkan peningkatan suhu selama beberapa hari terakhir.

Teguh Tri Susanto Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Juanda saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Senin (26/9/2022), mengatakan dampak equinox yang terjadi karena tak selalu menyebabkan suhu ekstrem.

“Equinox bukan seperti gelombang panas (heat wave) yang dapat meningkatkan suhu secara drastis, serta kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu cukup lama,” ucapnya seperti dilaporkan Antara.

Ia mengatakan, masyarakat diminta mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.

“Secara umum seminggu ke depan masih didominasi kondisi cerah berawan, dan berpotensi hujan sedang hingga lebat di sebagian kecil wilayah Jawa Timur,” katanya.

Ia mengatakan, pada bulan Oktober 2022 beberapa wilayah masuk dalam kategori hujan tinggi hingga sangat tinggi.

“Salah satunya seperti di Ngawi, Bojonegoro, Magetan, Pacitan, Trenggalek, Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Batu, Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi,” ujarnya.

Ia menambahkan, suhu panas itu karena gerak semu matahari dari belahan bumi utara menuju ke selatan.

“Nah, diprakirakan ke depan kalau misalnya ada potensi hujan maka suhunya akan semakin panas,” tuturnya.(ant/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 22 September 2026
30o
Kurs