Senin, 6 Februari 2023

Cegah Banjir dan Demam Berdarah, Warga Ketintang RT 1 RW 8 Gotong Royong Bersihkan Saluran Air

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Warga RT 1 RW 8 Kelurahan Ketintang Kecamatan Gayungan bersama tim DLH Kota Surabaya, saat foto bersama seusai kerja bakti massal, Minggu (4/12/2022). Foto: Risky suarasurabaya.net

Puluhan warga Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya yang tergabung dalam RT 1 RW 8 melakukan kerja bakti massal bertajuk Surabaya Bergerak, di sepanjang Jalan Ketintang Baru Selatan V Blok C dan D.

Agus Setiono Ketua RT 1 RW 8 mengatakan, kegiatan kerja bakti hari ini diadakan untuk menggencarkan budaya gotong royong membersihkan lingkungan sekitar perumahan.

Alhamdulillah dengan program ini, hari ini kita bisa kerja bakti masal, terutama membersihkan saluran air, karena ini yang riskan di musim hujan,” ucapnya kepada suarasurabaya.net pada Minggu (4/12/2022).

Lebih lanjut, dia mengatakan perawatan saluran air itu dilakukan dengan mengangkut sedimen, untuk mencegah banjir pada waktu musim hujan.

Menurut Agus, kegiatan tersebut juga sebagai upaya antisipasi munculnya penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD).

“Terutama demam berdarah, jangan sampai menimbulkan penyakit di kemudian hari, ini penting,” ucapnya.

Selain membersihkan saluran air, warga juga melakukan perampingan pohon dan membersihkan rumput liar yang tumbuh di sekitaran jalan.

“Karena banyak pohon di sini yang sudah tinggi-tinggi, bahkan mengganggu akses untuk jalan, kemudian kabel listrik. Sehingga, ini rawan terjadi sesuatu, apalagi kalau angin kencang, jangan sampai nanti ada korban,” paparnya.

Setelah melakukan kerja bakti, sampah yang terkumpul, baik sampah hasil dari sedimen selokan mau pun sampah rumput dan dedaunan, langsung diangkut Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menggunakan truk.

Pada kesempatan itu, Agus berharap ke depannya Surabaya Bergerak terus berjalan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi seluruh warga Kota Surabaya, terutama RT 1 RW 8 Ketintang.

“Mudah-mudahan program ini bisa berlanjut terus, sehingga perumahan di tempat kami bisa terakomodir semua. Sehingga, kampung menjadi bersih, warga menjadi guyub dan semua menjadi sehat” pungkasnya.(ris/rid)

Berita Terkait