Senin, 30 Januari 2023

Dinkes Kota Surabaya Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Kasus Aktif Covid-19 Pascalibur Lebaran

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Dinkes Kota Surabaya saat melakukan swab kepada masyarakat, Selasa (3/5/2022). Foto: Diskominfo Kota Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya berupaya mengantisipasi lonjakan kasus aktif Covid-19 pascalibur cuti bersama dan libur Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.

Nanik Sukristina Kepala Dinkes Kota Surabaya mengatakan, pengawasan dan antisipasi tersebut meliputi penerapan prokes, penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses tempat umum dan pelayanan publik, dan pelaksanaan surveilans aktif secara berkala khususnya pada closed population seperti di tempat kerja, sekolah, hotel, dan mal.

“Kemudian pelaksanaan asesmen oleh Satgas Covid-19, pengoptimalan Kampung Wani Jogo Suroboyo, kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan APD, dan mempersiapkan kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit lebih dari 65 persen,” kata Nanik, Selasa (3/5/2022).

Tidak hanya itu, untuk menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kasus aktif Covid-19 seperti ketidakpatuhan masyarakat dalam menerapkan prokes saat di tempat umum maupun di tempat lainnya.

“Sehingga penyebaran virus semakin masif dan tingginya mobilitas warga, yang dapat meningkatkan kasus aktif selama liburan. Maka, masyarakat diharapkan tidak abai dalam penerapan prokes, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di Kota Surabaya,” tegas dia.

Oleh karena itu, Dinkes Surabaya terus meningkatkan kegiatan tracing, testing, dan treatment.

“Kegiatan tracing dilaksanakan, apabila ditemukan kasus konfirmasi. Untuk mencari kasus tersebut, maka dilakukan swab kepada semua kontak erat. Baik di rumah, lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, hingga tempat hiburan yang dikunjungi dan lainnya,” ujar dia.

Selanjutnya, meningkatkan testing Covid-19 dengan kegiatan surveilans aktif dan operasi yustisi penerapan prokes, pelaksanaan swab hunter dan vaksin hunter, swab massal di tempat yang berisiko, blocking area pada wilayah teridentifikasi adanya kasus aktif, dan mengoptimalkan giat vaksinasi terutama vaksinasi booster.

“Kami juga melakukan deteksi dini dengan memberikan himbauan kepada warga yang akan/setelah bepergian dari luar kota, agar melapor kepada Satgas Covid-19 di masing-masing RT/RW. Serta melakukan swab ke puskesmas sesuai wilayah,” terang dia.

Selaras dengan hal itu, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Surabaya selama libur cuti bersama dan libur nasional, seluruh puskesmas tetap melakukan pelayanan seperti biasa. Dengan jadwal pelayanan dan jam kerja puskesmas, mulai pukul 07.30-14.30 WIB.

“Jam bekerja pada 29 April 2022, mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB. Kemudian, libur cuti bersama pada 4-5 Mei 2022 mulai pukul 07.30–14.30 WIB dan tanggal 6 Mei 2022 mulai pukul 07.30-11.30 WIB,” kata dia.

Sedangkan untuk libur nasional tanggal 2-3 Mei 2022, puskesmas buka mulai pukul 08.00-12.00 WIB. Kemudian, selama libur cuti bersama dan libur nasional, pelayanan puskesmas pada sore hari ditutup.

“Tetapi puskesmas tetap siap berjaga atau on call selama 24 jam, jika terjadi kasus gawat darurat/bencana,” ungkap dia.

Serta terdapat 22 Puskesmas di Kota Surabaya yang membuka layanan rawat inap selama libur cuti bersama dan libur nasional. Diantaranya, Puskesmas Tanjungsari, Simomulyo, Manukan Kulon, Balongsari, Sememi, Krembangan, Dupak, Tanah Kali Kedinding, Sidotopo Wetan, Medokan Ayu, Gunung Anyar, Tenggilis, dan Keputih.

“Kemudian Puskesmas Mulyorejo, Banyu Urip, Pakis, Jagir, Kedurus, Dukuh kupang, Wiyung, Siwalankerto, dan Kebonsari,” pungkasnya.(lta/dfn)

Berita Terkait