Minggu, 25 Februari 2024

Dinsos Jatim Dampingi Pemulihan Psikososial Anak-Anak Pengungsi Semeru

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Suasana Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Dinsos Jatim di tenda pengungsian Semeru di Candipuro Kabupaten Lumajang, Selasa (6/12/2022). Foto: Dinsos Jatim

Peristiwa erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 lalu masih membekas di sebagian memori warga yang terdampak. Tepat setahun setelah erupsi dahsyat itu, pada tanggal yang sama di tahun 2022 Gunung Semeru kembali erupsi.

Erupsi itu tentu meninggalkan trauma mendalam bagi warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Oleh karena itu untuk mengurangi rasa trauma mendalam, Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

Alwi Kepala Dinas Sosial Jatim menyampaikan bahwa kegiatan LDP sudah dilaksanakan mulai hari ini. Tim LDP Dinsos Jatim memberikan trauma healing di lokasi pertama yaitu Candipuro.

“Kegiatan LDP baru dimulai hari ini, yang ikut mulai dari anak-anak sampai dewasa. Kami dampingi untuk menghilangkan trauma,” kata Alwi kepada suarasurabaya.net, Selasa (6/12/2022).

Kegiatan yang dimulai pagi tadi diikuti sekitar 60an orang, didominasi oleh anak-anak. Selama kegiatan, anak-anak di sana diberikan treatment untuk menghilangkan ketakutan berlebih.

Treatment tersebut berupa permainan hingga bernyanyi bersama. Dari dokumentasi tim LDP Dinsos Jatim terlihat raut wajah gembira dari anak-anak pengungsi erupsi Semeru untuk sejenak melupakan peristiwa itu.

Alwi menjelaskan bahwa kondisi erupsi tahun ini memang tidak separah tahun lalu, namun karena peristiwa alam ini berlangsung di bulan dan tanggal yang sama, maka ada perasaan trauma dari warga sekitar.

Kata dia, masih banyak terlihat raut wajah trauma dari para pengungsi. Oleh karena itu hari ini pihaknya menerjunkan tim LDP untuk memberi pendampingan kepada mereka.

“Raut wajah yang terlihat trauma masih ada. Ini akan berjalan terus karena enggak mungkin sekali kegiatan trauma mereka langsung hilangs,” ujarnya.

Dirinya belum bisa memastikan tim LDP akan bekerja di Lumajang sampai kapan. Namun Alwi akan terus berkoordinasi dengan tim untuk melihat perkembangan kondisi pengungsi.

“Tidak separah tahun kemarin, saya memperkirakan tidak akan lama tim LDP di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengatakan bahwa tim dukungan psikososial tetap dibutuhkan. Menurutnya trauma terhadap letusan APG tahun lalu masih kuat dalam memori mereka.

“Oleh karenya Pemprov Jatim melalui Dinas Sosial Jatim akan segera menurunkan tim dukungan psikososial ke Lumajang,” kata Khofifah.(wld/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
26o
Kurs