Selasa, 5 Juli 2022

DPRD: Surabaya Perlu Memperbaiki dan Membangun Trotoar Baru di 309 Lokasi

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Salah satu trotoar yang rusak di Jalan Indragiri, Surabaya, Selasa, (24/5/2022). Foto: Wildan suarasurabaya.net

William Wirakusuma anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya berdasarkan data yang dipegangnya menyebut bahwa saat ini Surabaya perlu membangun dan memperbaiki sejumlah trotoar di 309 titik yang tersebar di berbagai wilayah.

“Dari rencana anggaran tahun 2022 ada 309 lokasi. Untuk jalan besarnya ada Jalan Arjuno dan Jalan Dharmahusada, rencananya sekaligus untuk akses jalur Trans Semanggi yang baru,” kata William kepada suarasurabaya.net, Selasa (24/5/2022).

Kemudian William juga mengusulkan kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mengganti bahan material trotoar yang semula dari keramik diganti menjadi bahan batu alam.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menuturkan, usulan penggantian bahan trotoar supaya lebih awet dan tidak mudah retak. Apabila retak pun kata William masih terlihat seperti alami.

Saat dikonfirmasi tentang penambahan anggaran dalam penggunaan batu alam, dirinya menyampaikan memang ada penambahan biaya dalam pergantian bahan tersebut.

“Pertimbangan kami tidak apa-apa ada penambahan biaya saat pembangunan dan perbaikan trotoar baru, namun minim biaya saat pemeliharaan,” ujarnya.

Selain itu, William juga menyoroti beberapa jalan trotoar di Kota Surabaya yang dinilainya belum ramah disabilitas. Dia memberi contoh seperti barier sepeda motor di trotoar Jembatan Sawunggaling yang berbentuk L saling berhadapan, itu tidak bisa dilewati oleh orang yang menggunakan kursi roda.

Tidak hanya menyoroti tentang fasilitas trotoar, infrastuktur seperti ruas jalan juga tidak luput dalam perhatiannya. Dia menyebut beberapa ruas jalan di Surabaya yang rusak terlalu sering ditambal sulam.

William telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan overlay atau pengaspalan ulang jalan rusak di Kota Surabaya agar tidak terlalu sering di tambal sulam saja.

Dikonfirmasi terpisah, Adi Gunita Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM mengatakan pada tahun 2022 ini Surabaya akan melakukan pembangunan trotoar baru di empat hingga lima wilayah.

Salah satu di antaranya kata Adi Gunita ada di wilayah Ampel, Dharmahusada, Demak, dan Arjuno. Dengan total panjang keseluruhan sekitar tiga kilometer.

“Dalam pembangunan trotoar kami juga ada pertimbangan konektivitas dengan saluran air atau drainase yang ada di bawah trotoar supaya bisa tersambung,” tutur Adi.

Dirinya juga menyampaikan bahwa pada tahun ini dalam pembangunan trotoar yang baru juga akan diganti dengan bahan batu yang lebih alami. Supaya bisa menjaga kualitas dengan jangka waktu lebih lama.

Sedangkan mayoritas penyebab rusaknya trotoar pejalan kaki sesuai penuturan Adi dikarenakan banyak dilewati kendaraan. Seperti penempatan trotoar yang tersambung di depan perkantoran, mal, dan toko.

“Rata-rata penyebab rusaknya trotoar karena terlalu sering dilewati kendaraan. Sebenarnya hal seperti itu tidak boleh, karena trotoar khusus untuk pejalan kaki,” katanya.

Adi Gunita juga menyebutkan beberapa jalan rusak yang akan diaspal ulang, seperti Jalan Raya Jemursari hingga Jalan Raya Prapen arah Sungai Jagir, kemudian Jalan Raya Kertajaya Indah dan beberapa jalan lainnya.

Sedangkan untuk penambahan ruas jalan di tahun depan dirinya menyebutkan akan menambah di exit tol Dupak hingga Jalan Demak dan di Jalan Kedung Baruk.

“Kami akan menambah ruas jalan di dua wilayah itu di tahun depan, dan akan dirigid dengan beton,” pungkasnya.(wld/dfn/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
30o
Kurs