Senin, 30 Januari 2023

Gagal Ginjal Akut Anak di Indonesia Per Hari Ini Mencapai 245 Kasus

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Dok. Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan dan Penny Kusumastuti Lukito Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyampaikan konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin (24/10/2022). Foto: Antara

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan (Menkes) mengatakan, kasus gagal ginjal akut yang banyak menyerang anak-anak, per hari ini, Senin (24/10/2022), mencapai 245.

Jumlah penderita penyakit misterius itu tersebar di 26 provinsi, dengan angka kematian sebanyak 141 pasien atau tingkat fatalitasnya sekitar 57 persen.

Dalam keterangan pers, siang hari ini, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Menkes menyebut 80 persen kasus itu terdeteksi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten, dan Sumatera Utara.

“Berdasarkan analisa Tim Kemenkes, fatalitias gagal ginjal akut mulai melonjak bulan Agustus 2022 sebanyak 36 kasus, lalu September tercatat 78 kasus, dan Oktober 141 kasus,” ujar Budi Gunadi.

Sebelumnya, Joko Widodo Presiden menginstruksikan Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih selektif memberikan izin edar obat-obatan.

Merespons arahan Presiden itu, Kemenkes melarang sementara seluruh apotek dan tenaga kesehatan menjual atau meresepkan obat berbentuk sirop kepada masyarakat.

Lalu, BPOM merilis daftar obat sirop yang bebas dari cemaran Etilen Glikol dan Dietilen Glikol, serta obat sirop yang punya kandungan dua zat kimia tersebut melebihi ambang batas aman.

Merujuk hasil pengujian BPOM, Kemenkes menyatakan larangan beredar masih berlaku untuk obat yang belum dinyatakan aman. Sedangkan obat yang sudah dinyatakan aman boleh dikonsumsi masyarakat.(rid/ipg)

Berita Terkait