Jumat, 3 Februari 2023

Menkes: Obat Gangguan Ginjal Akut dari Australia dan Singapura Tiba di Indonesia Hari Ini

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Budi Gunadi Sadikin Menkes (empat dari kiri) membuka acara senam bersama dalam rangka Hari Osteoporosis Nasional di Jakarta, Minggu (23/10/2022). Foto: Antara

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan (Menkes) mengatakan 26 vial obat Fomepizole untuk pengobatan gangguan ginjal akut progresif atipikal (atypical progressive acute kidney injury) tiba di Tanah Air, hari ini, Minggu (23/10/2022).

“Hari ini obat di-hand carry, dibawa lewat pesawat, ada orang yang ambil,” ujarnya ketika ditemui media usai senam bersama dalam rangka Hari Osteoporosis Nasional di Jakarta, Minggu (23/10/2022).

Seperti dilansir Antara,, Menkes mengatakan Indonesia mendapatkan 10 vial obat Fomepizole dari Singapura dan 16 vial dari Australia yang akan dibawa langsung hari ini dari kedua negara itu.

Dia mengatakan obat yang membantu pemulihan pasien gangguan ginjal akut itu merupakan obat langka. Dia juga mengapresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan Singapura dan Australia.

“Obat ini masih langka, dan bersyukur Indonesia bisa dibantu. Saya telepon Menteri Kesehatan Singapura sama Australia, langsung dikasih,” kata Budi Gunadi.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan 200 vial obat Fomepizole injeksi didatangkan ke Indonesia untuk memulihkan kesehatan 69 pasien gangguan ginjal akut progresif atipikal.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat kemarin (21/10/2022), Menkes mengatakan telah memesan 200 vial Fomepizole injeksi yang diperuntukkan bagi satu pasien per vial, dengan dosis injeksi 1,5 gram atau 1,5 ml.

Obat itu sebelumnya sudah diuji coba kepada 10 pasien yang sedang dirawat di RSCM Jakarta. Reaksi Fomepizole memicu perbaikan gejala pasien dan sebagian lainnya stabil.(ant/gat/rid)

Berita Terkait