Kamis, 7 Juli 2022

Jenazah Almarhum Buya Syafii Maarif akan Dimakamkan di Kulonprogo

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Prof DR KH Syafii Maarif (Buya Maarif). Foto: Antara

Ahmad Syafii Maarif mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, hari ini, Jumat (27/5/2022), wafat dalam usia 86 tahun.

Cendekiawan muslim yang akrab disapa Buya Syafii, mengembuskan nafas terakhir pukul 10.15 WIB, di Rumah Sakit Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah, Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Budi Setiawan Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center PP Muhammadiyah mengatakan, jenazah Buya Syafii akan disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.

“Sesudah disalatkan, jenazah almarhum akan dikebumikan di Pemakaman Khusnul Khotimah milik Muhammadiyah, yang ada di Dusun Donomulyo, Kabupaten Kulonprogo,” ujarnya lewat keterangan di situs resmi Muhammadiyah, Jumat (27/5/2022).

Informasi yang dihimpun suarasurabaya.net, Joko Widodo Presiden siang hari ini akan bertakziah ke Masjid Kauman, di sela kunjungan kerjanya ke wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya, Sabtu (26/3/2022), Jokowi sempat menjenguk Buya Syafii yang sedang sakit, di kediamannya daerah Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Lalu, Sabtu (14/5/2022), tokoh senior Muhammadiyah itu harus menjalani perawatan di rumah sakit karena sesak nafas.

Sesudah tiga hari menginap, tanggal 17 Mei 2022, pihak Rumah Sakit Muhammadiyah mengabarkan kondisi Buya Syafii sudah membaik.

Tapi, dia belum bisa beraktivitas karena butuh banyak istirahat, sampai akhirnya meninggal dunia hari ini.

Sekadar informasi, Buya Syafii tercatat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke-13, mulai menjabat dari tahun 1998 sampai 2005.

Selepas menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii aktif melakukan kajian ilmu dan budaya lewat Maarif Institute for Culture and Humanity.

Dengan ketinggian ilmu serta kebijaksanaannya, Syafii Maarif dipercaya sebagai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mulai 28 Februari 2018.

Selain sering jadi pembicara dalam seminar, Buya Syafii yang lahir di daerah Sumatera Barat, 31 Mei 1935, rajin menulis tentang Agama Islam, isu-isu aktual yang menjadi perhatian masyarakat luas, serta menuangkan pemikirannya dalam sejumlah karya buku.(rid/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 7 Juli 2022
27o
Kurs