Selasa, 23 April 2024

Jokowi Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Ultra Fast Charging Pertama di Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden menjajal pengisian daya mobil listrik ultra fast charging, di area parkir ITDC Nusa Dua, Bali, Jumat (26/3/2022). Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden, siang hari ini, Jumat (25/3/2022), meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging, di area parkir ITDC Nusa Dua, Bali.

Stasiun pengisian baterai kendaraan listrik tersebut dibangun untuk mendukung operasional kendaraan delegasi yang hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, November mendatang.

Presiden mengatakan, penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan resmi delegasi negara-negara G20 merupakan wujud komitmen Indonesia mendukung transisi pemanfaatan sumber energi.

Menurutnya, acara KTT G20 juga akan jadi momen penting buat Indonesia menunjukkan upaya serius pengurangan emisi karbon kepada dunia.

Jokowi mengatakan, akselerasi ekosistem kendaraan listrik, bagian desain besar pemerintah untuk melaksanakan transisi energi, dari energi fosil ke energi baru terbarukan.

“Kita tunjukkan pada dunia bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sudah tumbuh dan berkembang dengan cepat,” ujarnya.

Khusus untuk mendukung acara KTT G20, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyiapkan 60 SPKLU Ultra Fast Charging 200 KW yang mampu mengisi daya dalam waktu singkat untuk dua mobil sekaligus.

Rencananya, 60 unit pusat pengisian baterai kendaraan listrik itu ditempatkan di Central Parking ITDC dan di Griya Alam Lestari/Apurva Kempinski Bali.

Selain itu, PLN juga menyediakan 150 unit fasilitas home charging yang tersebar di sekitaran lokasi KTT G20.

“Saya senang PLN menyiapkan 60 SPKLU Ultra Fast Charging 200KW, dan 150 titik fasilitas home charging untuk mendukung KTT G20. Terutama SPKLU Ultra Fast Charging yang memiliki keunggulan pengisian sangat cepat dan fitur distribusi dinamis untuk mengisi dua mobil sekaligus,” kata Presiden.

Sementara itu, Darmawan Prasodjo Direktur Utama PT PLN menjelaskan, selain untuk mendukung KTT G20, stasiun pengisian baterai listrik juga disediakan untuk kendaraan listrik masyarakat.

Sebanyak 60 unit SPKLU Ultra Fast Charging yang nilai investasinya sebanyak Rp72 miliar, mampu mengisi 656 unit mobil listrik yang disiapkan untuk delegasi KTT G20.

Satu unit SPKLU Ultra Fast Charging butuh waktu kurang dari 30 menit untuk mengisi daya baterai satu unit kendaraan sampai penuh.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan subsistem Bali memiliki kemampuan 1.322 Mega Watt untuk menjamin keamanan pasokan listrik selama KTT G20 berlangsung.

“Lokasi utama juga kami tingkatkan keandalan pasokan listriknya, seperti Bandara Ngurah Rai, Kempinski, Bali Nusa Dua Convention Center, Bali Turtle Island Development, Mangrove Tahura, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, dan 14 hotel penginapan para kepala negara,” tegasnya.

Dia memprediksi, beban puncak pada waktu penyelenggaraan KTT G20 bisa mencapai 980 Mega Watt.(rid/dfn/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Selasa, 23 April 2024
28o
Kurs