Minggu, 25 Februari 2024

Massa Demo Mahasiswa ABS, Long March Menuju Kantor DPRD Jatim

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Massa Aksi Demo Aliansi Bem Surabaya melakukan long march dari depan Kebun Binatang Surabaya menuju Kantor DPRD Jawa Timur, Kamis (14/4/2022). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Masa aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bem Surabaya (ABS) melakukan aksi long march (berjalan kaki) dari titik kumpul di depan Kebun Binatang Surabaya, menuju ke Kantor DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya, Kamis (14/4/2022).

Dampaknya, sepanjang Jalan Diponegoro sempat tersendat karena kecepatan rombongan long march ini hanya di lima kilometer per jam. Selain itu, dalam perjalanannya, rombongan juga sempat berhenti untuk beristirahat sehingga ekor kemacetan semakin bertambah.

AKP Muhammad Suud Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya pada Radio Suara Surabaya pukul 13.45 WIB mengatakan, para mahasiswa yang melakukan long march melewati Jalan Diponegoro Surabaya.

“Temen-temen yang di belakang mungkin naik motor, tapi yang di depan ini jalan kaki. jadi kalau capek berhenti, kemudian lanjut lagi. ini yang sebenarnya membuat kemacetan semakin panjang,” terangnya.

Suud menambahkan, sebenarnya aksi long march ini tidak diperbolehkan. Meski demikian, jika dilarang, dikhawatirkan para mahasiswa akan semakin tidak kondusif.

“Saat ini jalur Diponegoro sebenarnya dibuka, tapi karena rombongan mahasiswa ini jalannya dibawah lima kilometer per jam, jelasnya terjadi kemacetan,” tambahnya.

Massa ABS sendiri, menempuh long march dengan melewati jalur Jalan Diponegoro, Jalan Pasar Kembang, Jalan Kedungdoro, Jalan Bubutan, Hingga sampai ke depan Kantor DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya.

Rombongan massa aksi ABS sendiri, tambah Suud, terus bertambah. Saat keberangkatan awal, jumlahnya ada di angka 200 sampai 300 orang.

Sebelumnya, Ahmad Yusuf Alkhakim Koordinator Umum ABS kepada suarasurabaya.net mengatakan, massa aksi yang tercatat dari aliansi gabungan kampus di seluruh Surabaya itu mencapai kurang lebih 3000 mahasiswa.

“Total mahasiswa yang turun ke jalan dalam hitungan kami sekitar 3000 mahasiswa, itu tidak termasuk buruh dan pelajar karena belum ada konfirmasi kepada kami,” kata Yusuf. (bil/rst)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
32o
Kurs