Kamis, 29 Februari 2024

Mengenali Gejala Varian Omicron Siluman

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli menjuluki subvarian BA.2 Omicron sebagai Omicron siluman.

Ini salah satunya karena tes PCR dinilai tidak akan dengan mudah membedakan BA.2, dari strain Delta karena mutasi yang serupa. Tapi di sisi lain, varian Omicron dapat dibedakan dengan mudah dari regangan Delta menggunakan tes yang sama.

Sehingga masyarakat harus mewaspadai gejala umum yang ditimbulkan oleh subvarian ini, yang hingga bulan Februari 2022 jumlah kasus konfirmasinya di Indonesia mencapai 252 orang.

Pejabat kesehatan dari Distrik Kesehatan Regional Spokane (SRHD) menyebut masyarakat juga mencurigai gejala-gejala berupa pusing dan kelelahan dengan Covid-19 yang umum terjadi pada kasus BA.2 Subvarian Omicron berdasarkan data yang dikumpulkan, seperti dikutip Antara dari Medical Daily, Rabu (2/3/2022).

Para ahli kesehatan mengatakan, meski tidak menyebabkan tingkat keparahan dibandingkan varian delta, vaksin Covid-19 tetap efektif terhadap BA.2 seperti jenis virus lainnya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tetap merekomendasikan vaksin sebagai senjata terbaik untuk melawan Covid-19 dan variannya.

Meski demikian, hasil penelitian terbaru di Jepang menyebutkan BA.2 berpotensi menyebabkan gejala yang lebih parah. Ilmuwan melaporkan infeksi dengan galur BA.1 tidak memberikan kekebalan pada BA.2.

Sebelumnya Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI menyatakan Subvarian BA.2 memiliki karakteristik lebih menular, dengan tingkat keparahan pasien yang terpapar belum mendominasi di Indonesia.(ant/dfn/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Kamis, 29 Februari 2024
29o
Kurs