Rabu, 17 Agustus 2022

Pemerintah Hapus Perlahan Jaringan 3G, Akan Maksimalkan 4G

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan

Johnny G Plate Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI mengatakan jaringan 3G akan dihapus perlahan, dan 4G akan menjadi tulang punggung jaringan telekomunikasi Indonesia.

“Soal (penghapusan) 3G, kita sudah menetapkan pembangunan jaringan telekomunikasi kita nanti yang menjadi tulang punggung adalah 4G,” kata Menkominfo saat dijumpai di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Lebih lanjut, Menteri Johnny mengatakan alasan mengapa 4G menjadi jaringan utama di nusantara. Menurut dia, kapasitas dari 4G lebih besar bila dibandingkan dengan 3G. Namun demikian, jaringan di bawahnya yakni 2G, masih dipilih untuk dipertahankan.

“Mengingat bahwa masyarakat masih membutuhkan 2G yang berkaitan dengan komunikasi suara, maka kita masih pertahankan untuk masyarakat yang ponselnya masih support kebutuhan 2G,” kata dia seperti dilaporkan Antara.

“Sedangkan 3G, karena kita sudah bangun 4G yang lebih cepat dan besar kapasitasnya dari 3G, maka 3G perlahan-lahan akan kami face out, sehingga tulang punggungnya menjadi 4G,” ujarnya menambahkan.

Sebagai informasi, sejauh ini, baru ada dua operator yang berencana menghapuskan jaringan 3G dari layanannya, yakni Telkomsel dan XL.

Telkomsel secara bertahap akan melakukan upgrade layanan 3G ke 4G/LTE di 504 kota dan kabupaten di Indonesia mulai Maret 2022. Proses ini akan membuat sejumlah kota dan kabupaten tidak lagi mendapat jaringan 3G Telkomsel.

Perusahaan akan melakukan proses peningkatan layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di 504 kota dan kabupaten hingga akhir akhir 2022.

Di sisi lain, Menkominfo melanjutkan, perkembangan jaringan dan teknologi yang dinamis tidak terelakkan saat ini, termasuk kehadiran 5G yang sudah mulai familier di Indonesia.

“Karena teknologi telekomunikasi sangat cepat, kita tentu tidak mungkin meninggalkan dan terlambat untuk mengembangkan 5G di Indonesia, sehingga kita juga mengembangkan 5G experience,” kata dia.

“Apalagi 5G model bisnisnya beda dengan 4G, yang lebih berbasis klaster dan wilayah. Untuk itu, sudah diberikan lisensi untuk tiga operator nasional kita untuk lakukan deployment dan roll out 5G di Indonesia,” imbuhnya.(ant/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
27o
Kurs