Selasa, 30 Mei 2023

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Pembatasan Saat Nataru

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Muhadjir Effendy (kiri) Menko PMK, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tiga kanan) Kapolri, Basuki Hadimuljono (dua kanan) Menteri PUPR, dan Yaqut Cholil Qoumas (kanan) Menag memberikan keterangan pers usai rakor persiapan pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2022 di Mabes Polri, Jakarta (16/12/2022). Foto: Antara

Muhadjir Effendy Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) memastikan tidak ada pembatasan perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, baik dari sisi kegiatan ibadah maupun perayaan.

“Untuk tahun ini, sudah tidak ada pembatasan,” kata Muhadjir usia rapat koordinasi lintas sektor persiapan pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12/2022), mengutip Antara.

Meskipun tidak ada pembatasan, lanjut Muhadjir, masyarakat tetap wajib mematuhi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan Pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tapi, ketentuan-ketentuan masih berlaku, termasuk juga di dalamnya penyelenggaraan ibadah; tetapi pada prinsipnya, untuk tahun ini, perayaan Natal dan Tahun Baru sudah dibolehkan,” tambahnya.

Sementara itu, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Kapolri memastikan seluruh jajaran Polri bersama TNI akan terus waspada dalam melakukan pengamanan. Polri juga akan melibatkan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan untuk ikut berperan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kami sudah sepakat, selain dari TNI, Polri, ada unsur masyarakat, ormas, teman-teman Banser, Ansor, akan ikut; sehingga penyelenggaraan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Sigit.

Selain itu, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga terus waspada, sehingga rangkaian kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan baik.

Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama menambahkan pelaksanaan ibadah juga tidak ada pembatasan. Sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri, kata Yaqut, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah memasuki level 1, yang artinya ada kebebasan aktivitas masyarakat secara terukur.

“Untuk tempat ibadah, kami batasi maksimal sampai 100 persen. Artinya, tidak boleh ada tempat ibadah yang melaksanakan ibadah Natal nanti membuat tenda-tenda di luar untuk peribadatan. Sesuai aturan PPKM, tetap boleh 100 persen, tapi tidak boleh lebih,” tegas Yaqut.

Seperti diketahui, Polri menggelar rapat koordinasi lintas sektor terkait persiapan pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 bersama dengan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait.

Selain Muhadjir dan Yaqut, turut hadir dalam rakor tersebut ialah Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sementara itu, hadir pula perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG), Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Pertamina.(ant/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Depot di Bratang Gede Terbakar

Upaya Pemadaman KM Samudera Anugerah

KM. Samudra Anugerah Terbakar di PT DOK Tanjung Perak

Pasar Wadungasri Banjir

Surabaya
Selasa, 30 Mei 2023
28o
Kurs