Sabtu, 2 Maret 2024

Pemkab Sidoarjo Segera Renovasi 402 Warung Rakyat

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo (dua dari kiri) saat mengunjungi salah satu toko di Sidoarjo. Foto: Diskominfo Sidoarjo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan merenovasi ratusan warung makanan dan minuman di Kota Delta. Totalnya ada 402 warung yang akan dibedah ditahap pertama, dan saat ini sudah dalam proses masuk lelang. Targetnya, Agustus 2022 mendatang, program tersebut sudah mulai dilaksanakan.

Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo, Sabtu (16/7/2022) menyampaikan, program bedah warung tahap pertama dilakukan di enam kecamatan, yakni Kecamatan Sedati, Krian, Candi, Tulangan, Sidoarjo, Tanggulangin. Selanjutnya, pada tahun depan akan dilanjutkan lagi di kecamatan lainnya, sehingga bisa merata di 18 kecamatan.

Menurut Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo, program ini tujuannya untuk membantu perekonomian warga yang hidupnya menggantungkan dari hasil berjualan makanan dan minuman.

“Bedah warung kita mulai tahun ini, totalnya ada 402 warung. Ini masih tahap pertama dan akan dilanjutkan lagi tahun berikutnya. Targetnya sampai 2.000 warung,” ujarnya dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (17/7/2022).

Dari hasil survey yang dilakukan Pemkab Sidoarjo, ditemukan banyaknya warung dengan kondisi butuh perbaikan. Disisi lain, pemiliknya tidak ada biaya untuk merenovasi. Hal itulah yang kemudian menjadi perhatian Bupati Sidoarjo untuk memberikan bantuan, agar beban masyarakat setidaknya bisa berkurang.

Selama ini, pedagang warung makanan dan minuman kurang mendapat perhatian. Padahal, keberadaan mereka juga salah satu bagian dari penggerak roda perekonomian, seperti halnya peran UMKM.

“Kita upayakan semua sektor tergarap, termasuk pedagang warung makanan dan minuman ini. UMKM kita support, pedagang warung kita bantu,” tambahnya.

Sementara itu, Mohamad Edi Kurniadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM menjelaskan, rencana mulai dilakukan bedah warung paling cepat bulan depan. “Mudah-mudahan proses lelang berjalan lancar dan bulan depan sudah bisa mulai renovasi,” katanya.

Warung-warung yang masuk dalam program bedah, kata Edi, sudah melalui tahap verifikasi ditingkat desa dan kecamatan. “Rata-rata kondisinya sudah waktunya renovasi, bahkan ada warung yang berdinding kayu bambu,” terangnya.

Selain membantu merenovasi, Dinas Koperasi dan UMKM juga akan membantu pemilik warung mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Nantinya warung-warung yang dibedah setelah rampung akan memiliki NIB. Dari sana, pemilik warung bisa mengajukan pinjaman modal usaha lewat Kredit Usaha Rakyat Daerah Sidoarjo yang Gemilang (Kurda Sayang), yang sudah disiapkan Pemkab Sidoarjo.

“Kita akan membantu pemilik warung dalam mengurus dan mendapatkan NIB. Termasuk juga mendorong agar mereka juga mengurus NPWP,” pungkasnya. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
26o
Kurs