Rabu, 1 Februari 2023

Presiden Ajak Jajarannya Bantu Masyarakat yang Terdampak Pandemi Covid-19 lewat Zakat

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden menyerahkan zakat fitrah dan zakat mal kepada Baznas, Selasa (12/4/2022), di Istana Negara, Jakarta. Foto: biro pers setpres

Joko Widodo Presiden bersama Ma’ruf Amin Wakil Presiden dan sejumlah menteri serta kepala lembaga, hari ini, Selasa (12/4/2022), membayarkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), di Istana Negara, Jakarta.

Dalam keterangannya, Presiden bersyukur karena masih bisa berzakat bersama para pimpinan lembaga, para menteri, gubernur, bupati dan wali kota di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, pada hari ini saya bersama dengan Bapak Wakil Presiden dan para pimpinan lembaga serta para menteri, para gubernur, bupati, dan wali kota bisa tetap berzakat di tengah pandemi,” ujarnya.

Jokowi menegaskan, berzakat merupakan kewajiban umat Islam untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan masyarakat, terutama kelompok penerima zakat (mustahik).

Kepala Negara berharap dana zakat yang dihimpun Baznas bisa membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19, mengentaskan kemiskinan, dan menyempurnakan ibadah Bulan Suci Ramadan.

“Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah puasa kita dan menyempurnakan ketaatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengimbau umat Islam di Tanah Air yang mampu secara ekonomi menunaikan zakatnya melalui amil zakat resmi.

Jokowi secara khusus meminta pejabat negara, pejabat di lingkungan BUMN, perusahaan swasta, dan seluruh kepala daerah beserta jajarannya membayar zakat lewat Baznas.

Dengan begitu, dana zakat bisa dikelola dengan profesional, akuntabel, dan bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Noor Achmad Kepala Baznas menyampaikan komitmen mendukung pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Dia mengatakan, Baznas fokus pada program pengentasan kemiskinan dengan prioritas program ekonomi, kesehatan, dan beasiswa terutama untuk para yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena wabah Virus Corona.(rid/dfn/rst)

Berita Terkait