Senin, 22 Juli 2024

Rusia Nyatakan Siap Lanjutkan Pemasokan Gas ke Eropa

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Tanda-tanda peringatan digambarkan di depan stasiun kompresor gas, bagian dari pipa Yamal bagian Polandia yang menghubungkan Rusia dengan Eropa Barat yang dimiliki oleh perusahaan patungan Gazprom dan PGNiG tetapi dioperasikan oleh perusahaan transmisi gas milik negara Polandia Gaz-System, di Gabinek dekat Wloclawek, Polandia 23 Mei 2022. Tanda-tandanya berbunyi: "Perhatian! Risiko ledakan. Zona 2" dan "Gas alam. Jauhkan api." Foto: Reuters

Alexander Novak Wakil Perdana Menteri Rusia menyatakan Rusia siap memasok kembali gas ke Eropa melalui Jalur Pipa Yamal-Europe.

“Pasar Eropa tetap relevan, saat kekurangan gas terus berlangsung, dan kita punya banyak peluang untuk melanjutkan pengiriman,” kata Novak seperti dikutip TASS kantor berita negara Rusia, Minggu (25/12/2022).

“Contohnya, Jalur Pipa Yamal-Europe, yang terhenti karena masalah politik, masih belum digunakan,” ujarnya.

Mengutip Antara bersumber Reuters, Jalur Pipa Yamal-Europe biasanya menyalurkan pasokan gas ke arah barat.

Namun, haluan itu sebagian besar berbalik sejak Desember 2021 karena Polandia tidak ingin membeli pasokan dari Rusia dan mementingkan pasokan gas yang disimpan di Jerman.

Pada Mei lalu, pemerintah Polandia memutus kontrak dengan Rusia setelah menolak tuntutan Moskow agar pembayaran ke Gazprom menggunakan ruble, mata uang Rusia.

Dari penolakan tersebut, perusahaan gas milik Rusia menghentikan pasokan gas ke Polandia.

Gazprom mengatakan sudah tidak bisa mengekspor gas melalui Polandia setelah pemerintah Rusia menerapkan sanksi terhadap perusahaan pemilik bagian Polandia pada jalur pipa Yamal-Europe.

Novak menekankan bahwa Moskow sedang membahas pemasokan gas tambahan melalui Turki setelah sebuah pusat penyaluran didirikan di sana.

Dia juga mengatakan, pemerintah Rusia memperkirakan gas alam cair (LNG) yang dikirimkan ke Eropa telah mencapai 21 miliar meter kubik (bcm) sepanjang tahun 2022.

“Tahun ini kita akan bisa secara signifikan meningkatkan suplai LNG ke Eropa,” kata Novak.

“Dalam 11 bulan selama 2022, ditingkatkan hingga 19,4 bcm. Pada akhir tahun ini, diperkirakan mencapai 21 bcm,” katanya.(ant/tik/rst)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Senin, 22 Juli 2024
26o
Kurs