Jumat, 1 Maret 2024

Seluruh Mal di Surabaya Terapkan Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mulai Besok

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Vaksin Booster, Eri Cahyadi, Surabaya, Mal

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya memastikan Surabaya akan menerapkan vaksinasi booster menjadi syarat mobilitas warga, termasuk untuk masuk mal mulai, Minggu (17/7/2022) besok. Ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Mendagri yang mensyaratkan vaksinasi booster untuk masuk ke sejumlah fasilitas publik.

“Kemarin sudah disyaratkan di Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri. Kita akan menjalankan, karena Pemkot juga satu tujuan. Tapi yang terpenting bagaimana menyelamatkan dan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Eri, Sabtu (16/7/2022).

Kebijakan itu, lanjut dia, sudah disosialisasikan ke mal-mal di Surabaya. Disamping itu, seluruh camat dan lurah di Kota Pahlawan juga diminta untuk mendata masing-masing warganya yang belum mendapat vaksin booster.

“Nanti dikumpulkan, kemudian puskesmas dan dinkes langsung ke lokasi melakukan vaksinasi booster. Kemarin sudah bergerak. Dalam sehari, langsung 10 ribu kemarin. Alhamdulillah meningkat, hari ini kita menargetkan 15 sampai 20 ribu,” kata Eri.

Upaya itu dilakukan, untuk kembali mengingatkan masyarakat pentingnya vaksinasi booster untuk menjaga kesehatan.

“Booster ini tidak banter. Orang-orang sudah mulai meremehkan karena sudah vaksin dosis satu dan dua, padahal sekarang kasusnya mulai naik lagi. Maka ini salah satu cara menguatkan kembali,” imbuhnya.

Eri juga menjelaskan, jika sementara ini capaian vaksinasi booster di Kota Surabaya, masih sekitar 44 persen per Jumat (15/7/2022). Dia menambahkan, belum bisa menargetkan jumlah sasaran karena terbentur dengan stok vaksin yang terbatas. Namun, begitu dosis vaksin tersedia maka akan langsung didistribusikan ke masyarakat.

Menanggapi kebijakan vaksinasi booster tersebut, Ika Fujiawanti Promotion Manager ITC Surabaya mengatakan jika pihaknya akan menerapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita sudah dapat surat dari Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengenai ini,” katanya pada suarasurabaya.net, Sabtu. (lta/bil)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
27o
Kurs