Rabu, 17 Agustus 2022

Sibhori dan Lukisan Tangan Curi Perhatian di Moslem Fashion Festival

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Kreasi dari Komunitas Usaha Kreatif Jawa Timur (KUKJ) yang memadukan sibhori dan lukisan tangan tampil di MFF, Sabtu (23/4/2022). Foto : Manda Roosa suarasurabaya.net

Meramaikan Moslem Fashion Festival (MFF), Komunitas Usaha Kreatif Jawa Timur (KUKJ) juga ikut menampilkan hasil karya dari para anggotanya. Dra. Murni Yanti Ketua dari KUKJ mengatakan untuk fashion show kali ini dengan mengusung tema Blue Floral Hand Painted and Sibhori.

“Kami menampilkan kain sibhori kemudian dikombinasikan dengan lukisan tangan,” jelasnya saat ditemui suarasurabaya.net di Oval Atrium Ciputra World Surabaya, Sabtu (23/4/2022).

Tak hanya busana, tapi mulai hijab, kalung sampai tas semuanya didominasi biru dan putih.

“Ramadan season kali ini kami menampilkan berupa gamis yang kainnya dikombinasi dengan kain katun, tenun dan sibhori, kemudian dipercantik dengan lukisan tangan,”ungkapnya.

Desain yang ditampilkan ditujukan untuk keluarga yang jika momen lebaran biasanya menggunakan busana yang seragam. “Jadi mulai ibu, anak, bapak kita buatkan, dan desainnya kebanyakan casual,” jelasnya.

Mengenai karya dari para anggotanya yang mendapat respon  positip di gelaran fashion show ini, Murni menjelaskan jika anggotanya saat ini berjumlah 50 orang, dan kebanyakan para UMKM yang bukan desainer tapi punya potensi sebagai pengusaha kecil.

“Yang awalnya cuma jadi penjahit sekarang bisa jadi desainer. Kami juga sudah go Internasional, jadi prosepeknya tidak hanya pasar lokal tapi juga luar negeri,”kata Murni bangga.

Sementara itu, Nungki Jayanti Putri Ketua Panitia dari Next Manajemen mengatakan jika MFF melibatkan sekitar 10 asosiasi, dan di dalam asosiasi tersebut bisa membawahi 5 hingga 10 UMKM. “Total yang ikut di acara ini ada 40 UMKM binaan Dekranasda Jawa Timur,” kata Nungki.

Soal omzet penjualan, lanjut Nungki acara yang digelar dimulai tanggal 10-24 April 2022 menunjukan kenaikan. Meski awal-awal belum begitu banyak, tapi beberapa hari terakhir mulai ramai.

“Sampai hari ini omzetnya sudah di angka Rp200 juta, semoga besok hari terakhir bisa lebih banyak transaksi,” harapnya.(man/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
28o
Kurs