Jumat, 3 Februari 2023

TNI AL Canangkan Surabaya sebagai Kota Angkatan Laut, Akan Buat Wisata Maritim

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Pencanangan Kota Surabaya sebagai Kota Angkatan Laut ditengah acara Pagelaran Seni dan Sejarah Bangsa oleh Koarmada II, Jumat (2/12/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

TNI Angkatan Laut mencanangkan Kota Surabaya selain sebagai Kota Pahlawan, juga Kota Angkatan Laut. Latar belakang penobatan itu, karena perkembangan AL tidak lepas dari Surabaya.

Pencanangan itu resmi dilakukan di tengah Pagelaran Seni dan Sejarah Bangsa Jumat (2/12/2022) malam. Gelaran diadakan untuk memperingati Hari Armada yang jatuh pada 5 Desember 2022 nanti sekaligus Hari Pahlawan 10 November 2022 lalu.

Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat Panglima Komando Armada Il mengatakan, catatan sejarah pertama kali lahirnya perkembangan TNI Angkatan Laut tidak lepas dari Surabaya.

Sehingga Laksamana TNI Yudo Margono Kepala Staf Angkatan Laut memutuskan untuk mencanangkan Kota Surabaya sebagai Kota Angkatan Laut.

“Setelah kami melakukan pendalaman internal, mau pun pihak tertentu juga sejarawan, kita lihat pertama lahirnya berkembangnya atau pembangunan pengembangan Angkatan Laut tidak lepas dari Surabaya, yang kita kenal Kota Pahlawan. Akhirnya saya atas nama bapak KSAL sesuai pidatonya tadi, akan mencanangkan Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan dan Kota AL,” kata Hutabarat saat sambutan, Jumat (2/12/2022) malam.

Sebagai Kota Angkatan Laut, Koarmada II akan mendirikan wisata maritim di Kota Surabaya. Beberapa di antaranya sudah ada dan sebagian lainnya proses pembangunan.

“Monumen Kapal Selam (Monkasel), yang kita sedang proses bangun Monumen Pusat Angkatan Laut, juga ada Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), ada juga Monumen Kapal Selam Nanggala. Nanti kelak akan jadi satu kesatuan. Tempat itu akan jadi satu kesatuan wisata sejarah maritim,” papar Hutabarat.

Nantinya antar museum itu bisa diakses menggunakan perahu yang akan melintasi sepanjang Sungai Kalimas hingga ke Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya.

“Jelas ini melalui proses, Monkasel itu di tengah kota. Rencana akan pakai perahu sepanjang Kalimas turun Petekan, akan ada Museum AL yang sedang dibangun,” tuturnya.

Seluruhnya, dibuka untuk umum. Ada paket wisata yang akan membebaskan pengunjung untuk tidak sekedar rekreasi, tapi berkegiatan di sana.

“Kita akan buat paket kunjungan wisata. Siapa pun bisa ikut dan bisa berkunjung ke museum . Dari Petekan ke seberang naik perahu turun di depan sini. Setiap museum punya tema berbeda, rencananya ada paket bulanan di luar-luar. Jadi ke museum tidak sekali masuk, bisa datang sekehendak hatinya dan jadikan tempat itu tidak sekedar rekreasi,” pungkasnya. (lta/iss)

Berita Terkait