Selasa, 23 April 2024

BMKG : Sejumlah Kota Besar Indonesia di Guyur Hujan Hari Ini

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi hujan. Foto: Grafis suarasurabaya.net

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan berpotensi turun di sejumlah kota besar di Indonesia pada Jumat (7/7/2023) ini .

Melansir Antara, Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Jumat, hujan diprakirakan turun dengan intensitas ringan di Surabaya, Jakarta, Denpasar, Serang, Bandung, Semarang, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ternate, Mataram, Manokwari, Pekanbaru, Makassar, dan Manado.

Adapun hujan sedang diprakirakan turun di Banjarmasin, Bandar Lampung, Ambon, dan Kendari, dengan kelembaban 65-100 persen.

Sedangkan cuaca cerah berpotensi terjadi di Banda Aceh dengan suhu udara berkisar 24-34 derajat Celsius dan cerah berawan berpotensi terjadi di sejumlah kota seperti Gorontalo, Jambi, Kupang, dan Palembang pada siang hari ini.

Cuaca berawan juga berpotensi terjadi di banyak tempat seperti Bengkulu, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Tarakan, Jayapura, Mamuju, Padang, dan Medan.

Memasuki malam hari, cuaca berawan lebih mendominasi potensi cuaca di kota-kota besar di Indonesia seperti di Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta, Jambi, Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Makassar, Kendari, Manado, Padang, Palembang, dan Medan.

Adapun cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di Gorontalo, Samarinda, Tarakan, Mataram, dan Kupang.

Malam hari hujan diprakirakan turun di Surabaya, Banda Aceh, Denpasar, Serang, Bandung, Pontianak, Ternate, Jayapura, Manokwari, dan Pekanbaru dengan intensitas ringan, Mamuju dengan intensitas lebat, dan Ambon dengan hujan disertai petir.

Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta semua pihak segera berinisiatif mulai menampung air demi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hari tanpa hujan di puncak musim kemarau yang diprakirakan pada Juli ini.

“Pemda diimbau turut memperhatikan hari tanpa hujan, yang berkaitan dengan kekeringan, untuk kekeringan ini masyarakat di tingkat RT atau RW bisa membuat tempat penampungan air yang sifatnya komunitas,” ujar Abdul Muhari, Pl. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB. (ant/dvn/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Selasa, 23 April 2024
27o
Kurs