Jumat, 12 April 2024

BNPB Segera Kirim Bom Air untuk Padamkan Karhutla di Bukit Teletubbies Bromo

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo belum padam sepenuhnya, bahkan terus meluas hingga 274 hektare, Minggu (10/9/2023). Foto: Humas Pemprov Jatim.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah bersurat kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) supaya menambah satu lagi armada helikopter untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Teletubbies, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Kebakaran padang savana di Kawasan Bromo itu tepatnya berada di Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies, di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Pemicu terjadinya kebakaran ini akibat ulah sembrono dari seorang pengunjung.

Yang mana, mereka sedang menyalakan flare untuk kebutuhan foto prewedding. Namun percikan api bekas flare yang tidak padam sepenuhnya itu kemudian membakar rerumputan yang meluas hingga 50 hektare.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengatakan helikopter tambahan dari BNPB itu sudah tiba di Jatim pada Jumat (8/9/2023) kemarin. Namun belum bisa melakukan water bombing ke Bromo. Sebab masih menunggu surat administrasi dari pihak TNBTS.

Untuk itu, Khofifah meminta kepada Kepala BB TNBTS supaya mengirim surat permintaan helikopter kepada Kepala BNPB.

“Helikopternya sudah datang dengan kapasitas air lima kali lebih besar dari heli yang sebelumnya beroperasi, untuk bisa melakukan pembasahan dan pemadaman,” kata Khofifah, Minggu (10/9/2023).

Gubernur Jatim itu menargetkan, penyelesaian administrasi permintaan helikopter sudah selesai hari Sabtu kemarin. Sehingga hari ini, armada helikopter bisa melakukan water bombing di padang savana Bromo.

Selain itu, Khofifah juga akan melakukan asesmen untuk memberikan bantuan atas kerusakan jaringan pipa air bersih di sejumlah kawasan yang terdampak akibat kebakaran.

Sementara itu Hendro Widjanarko Kepala BB TNBTS mengatakan bahwa spot wisata yang dikelola oleh TNBTS ditutup untuk sementara. Di antaranya Penanjakan, Bukit Teletubies, dan Pasir Berbisik.

Namun beberapa spot wisata yang dikelola warga seperti Sunrise View masih bisa dikunjungi oleh wisatawan.

“Kemudian view di kantor kami juga cukup bagus. Wisatawan bisa melihat view Gunung Bromo dari kantor kami,” ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Jatim per Jumat (8/9/2024) pukul 16.40 WIB, lahan yang terbakar di areal TNBTS diestimasikan kurang lebih sekitar 274,71 hektare.(wld/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Porsche Seruduk Livina di Tol Porong

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 12 April 2024
26o
Kurs