Selasa, 27 Februari 2024

Cerita Penjual Barang Antik yang Hampir Terpanggang karena Rukonya Terbakar

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Salah satu warga yang melihat bangunan ruko terbakar, Kamis (7/12/2023). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Tujuh bangunan ruma toko (ruko) di Jalan Patmosusatro, Kecamatan Wonokromo, Surabaya hangus dan rusak akibat kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis (7/12/2023) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.

Aldi (28) salah satu penjual barang antik dan anak dari pemilik salah satu bangunan bercerita, ia bersama anak dan istrinya nyaris hangus terbakar.

“Gak denger apa-apa. Kalau gak dibangunin bapak, mungkin saya kepanggang bertiga. Di dalam ada saya, istri sama anak,” ujar Aldi waktu ditemui di sekitar lokasi.

Nasib masih berpihak pada Aldi bersama anak dan istrinya. Pasalnya, ketika pria asal Bandung Jawa Barat itu berhasil keluar dari ruko tempat ia tidur, api sudah membubung tinggi di atas atap ruko bagian tengah. Posisi ruko Aldi berada di paling pojok.

“Saya di luar itu api sudah besar. Tetangga sebelah itu sudah berusaha memadamkan api,” lanjutnya.

Warga sekitar bahu-membahu dan berjibaku meredakan amukan si jago merah menjelang subuh itu. Namun usaha mereka agak terlambat karena api sudah terlanjur merambat ke bangunan ruko yang sebagian besar berbahan kayu.

Kemudian salah satu warga berinisiatif menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.

“Warga lain yang telepon pemadam. Api awalnya dari ruko yang jual abon. Biasanya goreng abon. Ini bangunan juga nyambung, jadi ya cepet kalau ada kebakaran,” tambahnya.

Akibat peristiwa ini, Aldi ditaksir merugi hingga ratusan juta setelah dua ruko yang dia sewa ludes terbakar api hingga menyisakan satu lemari saja.

“Kalau barangnya aja itu 200 juta lebih, belum lagi perabotan-perabotan, itu gak tau berapa. Lemari ada enam beberapa di antara dari kayu jati, sekarang tinggal satu lemari. Dua ruko punya saya,” katnya.

Sementara Lina Marlina (45) Ibu Ali sekaligus pemilik bangunan itu, mengaku tidak tahu persis bagaimana asal muasal kebakaran terjadi. Lina sendiri membuka toko yang sama, lokasinya persis di depan tempat kejadian kebakaran.

Lina menuturkan, menjelang Subuh dia biasanya mengisi air di kamar mandi. Namun ia tiba-tiba melihat kobaran api di balik kaca lantai dua rumahnya.

“Saya pas ngintip dari kaca api udah besar, engga tau awal mula dari kompor atau elpiji, api sudah besar. Langsung bangunin anak saya yang kedua, Ki, cepat bangunin Aldi ada kebakaran,” ujarnya.

Ketika itu suasana di luar masih sepi, Lina hanya melihat karyawan penjual abon yang berusaha memadamkan api dengan air yang tersambung melalui selang kecil warna biru.

“Di luar masih sepi baru ada karyawan abon,” kata wanita asal Bandung yang sudah buka toko di situ selama 15 tahun.

Lina Marlina pemilik bangunan (kiri) didampingi tetangganya (kanan) nampak megusap air matanya saat melihat rukonya habis terbaka, Kamis (6/12/2023). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Lina dan warga sekitar mengaku bahwa sempat kesulitan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun setelah dicoba berkali-kali, akhirnya tersambung dan petugas meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK).

Sementara Kasiana Ketua RT 6 Keluarahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya yang rumahnya berada persis di sebelah tujuh ruko terbakar itu mengaku, kobaran api hampir merembet ke rumahnya.

Kasiana menuturkan, apabila petugas pemadam kebakaran terlambat di lokasi, mungkin nasib rumahnya hampir sama dengan bangunan ruko milik Liana yang dilahap si jago merah.

“Kalau petugas telat lima menit saja mungkin rumah saya sudah terbakar, untungnya petugas datang duluan,” ucap Ana.

Ketua RT 6 itu menyebut, pihak kelurahan dan Dinas Sosial Kota Surabaya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mendata korban kebakaran. Namun ia mengaku masih dalam tahap pendataan belum tahu bantuan seperti apa yang bakal diberikan.

“Tadi sudah datang, sudah didata beberapa orang. Tapi masih belum tahu nanti dapat bantuan apa. Tadi pagi sudah dapat bantuan makanan untuk beberapa orang,” tandas Ana. (wld/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Selasa, 27 Februari 2024
25o
Kurs