Minggu, 21 April 2024

Jasa Marga Minta Pemudik Waspadai 6 Titik Kepadatan Jalur Tol di Jatim Saat Lebaran

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Di Hari Pratama GM RO 3 Jasa Marga Surabaya-Gempol mengecek kesiapan mobil patroli, Rabu (5/4/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

PT Jasa Marga meminta para pemudik mewaspadai setidaknya enam gerbang tol sebagai titik kepadatan saat mudik Lebaran 2023.

D. Hari Pratama General Manager Representative Office (RO) 3 Jasa Marga Surabaya – Gempol menyebut, tiga titik yang perlu diwaspadai saat arus mudik dan balik yaitu Gerbang Tol (GT) Warugunung, GT Sidoarjo 2, dan GT Kejapanan.

“Sementara arus silaturahmi (saat hari-H Lebaran) titiknya GT Madiun, GT Pandaan, dan GT Singosari. Jadi total semua enam titik,” terangnya, Rabu (5/4/2023).

Jasa Marga memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi di hari pertama cuti bersama 19 April 2023. Sementara arus balik akan terjadi dua kali, 25 April 2023 dan 1 Mei 2023.

Volume kendaraan, lanjut Hari juga akan meningkat dibanding 2022 lalu.

“Kejapanan 38 ribu per jamnya. 250 ribu per hari. Itu arus lalu lintas dua arah. Untuk Warugunung 85 ribu sehari, 7 ribu di jam puncaknya,” terangnya lagi.

Antisipasi kepadatan itu, sambung Hari, Jasa Marga menambah mobile rider untuk mempercepat pelayanan di gerbang tol.

“Kami menambah mobile rider. Jadi untuk membantu transaksi tol dengan berbagai alat edisi yang portable itu kita menambah 4 alat kemudian di Kejapanan juga sama 4 alat. Jadi harapan kami itu bisa mempercepat,” tambahnya.

Kick off satgas Jasa Marga siaga Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Rabu (5/4/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Terkait ruas jalur, menurutnya sudah ada penambahan lajur di jalan tol. Hari menilai sudah cukup.

“Lebih banyak ke arah percepatan transaksi di gerbang saja. Karena di ruas, kami sudah akhir tahun ya, kami sudah menambah lajur dari Sidoarjo sampai ke Porong dari 2 jadi 3, jadi menambah kelancaran sehingga prediksi kami yang perlukan perhatian adalah tambahan kapasitas transaksi di Gerbang Sidoarjo 2 maupun di Gerbang Kejapanan. Jadi mungkin jawab simpul dari 2 titik itu,” terangnya lagi.

Terkait rekayasa lalu lintas, Hari juga menyebut masih dalam pembahasan dan penyusunan dengan polisi. Namun tak akan ada pemberlakukan one way jika masih bisa diatasi dengan penambahan alat demi percepatan transaksi di gerbang tol.

“Ada skenario tapi memang kami sedang disusun dengan pihak polisi. Tapi memang tidak seperti kemarin One Way, karena itu sebenarnya One Way itu bagus untuk yang keluar Surabaya tapi yang masuk Surabaya terganggu. Arteri juga masuk semuanya, jadi ada skenario tapi kami lagi disusun dengan pihak polisi,” bebernya.

Ia juga menjamin tak ada lagi pekerjaan konstruksi jalan tol H-10 hingga H+10 Lebaran. Namun petugas tetap standby melakukan penanganan dalam sutuasi darurat.

Terpisah, Lisye Octaviana sebagai Corporate Communication and Community Development 
Group Head Jasa Marga mengimbau pemudik menyiapkan kendaraan sebelum berangkat mudik.

“Kami dari Jasa Marga mengimbau masyarakat yang akan mudik pakai tol untuk ngecek kendaraan dalam kondisi prima dan hindari waktu favorit,” tandasnya. (lta/ihz/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Minggu, 21 April 2024
27o
Kurs