Jumat, 12 Juli 2024

Megawati dan Eri Puji Kontribusi Risma saat Peresmian Kebun Raya Mangrove Nasional

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Momen Khofifah, Megawati, dan Eri duduk bersama di barisan paling depan saat peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/7/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan bersama Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya yang juga kadernya, kompak memuji kontribusi Tri Rismaharini mantan Wali
Kota Surabaya ya g sekarang menjabat Menteri Sosial RI, di hadapan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Momen puji-pujian itu dilontarkan keduanya saat memberi sambutan dalam acara peresmian Kebun Raya Mangrove di Gunung Anyar Surabaya, yang menjadi satu-satunya di Indonesia.

“Ini tempat yang dulu Ibu Risma berdarah-darah mempertahankan tempat ini. Sehingga, tidak ada tempat lain masuk dan dikonservasi dan menjadi mangrove. Dari arahan Bu Megawati, ini tidak hanya mangrove, tapi edukasi. Bergeraknya anak muda untuk mencintai lingkungan, wisata,” jelas Eri saat sambutan, Rabu (26/7/2023).

Megawati Soekarnoputri sambutan didampingi Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan Ketua BRIN, Rabu (26/7/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Eri dalam kesempatan itu juga meminta langsung arahan Megawati, yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Mohon arahan dan bimbingan agar mangrove lebih baik. Di sini ada 57 spesies. Kami akan bekerja sama dengan tempat lain untuk menambah spesies. Pesan Bu Mega, apalah arti kehadiran kita sebagai ASN, pemimpin daerah kalau tidak turun memberikan kebahagiaan di kota yang kita pimpin,” bebernya.

Sementara itu, Megawati juga menyinggung inisiasi awal Kebun Raya Mangrove yang diminta Risma beberapa tahun lalu.

“Sebetulnya ini inisiasi saya sama Ibu Risma ketika Ibu Risma itu bertanya, mula-mula yang Kenjeran. Beliau bilang begini, gimana ya untuk menanam sesuatu supaya Kenjeran itu jangan gersang? Saya spontan saja, mbak cari cemara udang,” ujarnya.

Mega mengingat, jenis cemara udang yang disarankan untuk ditanam di wilayah pesisir pantai untuk mencegah banjir rob yang sering terjadi secara periodik di Surabaya. Selain Kenjeran, juga ditanam di Gunung Anyar.

“Karakter cemara udang sebagai penghirup dari sebuah tempat, juga dapat menahan kalau ada banjir rob atau juga tsunami,” imbuhnya.

Mangrove, lanjutnya, juga pas kalau ditanam di Surabaya karena bisa mengurangi cuaca panas. “Karena mangrove itu kerjanya mengeluarkan oksigen dan mengambil polutan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, dalam acara peresmian Kebun Raya Mangrove yang dilakukan langsung oleh Megawati itu, dihadiri sejumlah kepala daerah selain Eri sebagai tuan rumah.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim terlihat duduk di barisan paling depan bersama Megawati, Eri, dan Bintang Puspayoga Menteri PPPA.(lta/bil/rid)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 12 Juli 2024
28o
Kurs