Jumat, 21 Juni 2024

Penyelundupan Pupuk Subsidi dari Sampang ke Madiun Digagalkan

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Iptu M. Saifudin Kepala Unit Sat PJR Jatim VI Polda Jatim waktu mengecek isi muatan truk berisi pupuk subsidi. Foto: PJR Jatim VI untuk suarasurabaya.net

Petugas PJR Ditlantas Polda Jawa Timur gagalkan upaya pengiriman pupuk bersubsidi ke luar wilayah. Penyelundupan itu dilakukan dari Kabupaten Sampang menju ke Kabupaten Madiun pada Selasa (12/12/2023) kemarin.

Iptu M. Saifudin Kepala Unit Sat PJR Jatim VI mengatakan upaya penggagalan itu terjadi ketika anggotanya dari Unit 617 PJR Jatim VI Nganjuk sedang berpatroli di ruas tol Nganjuk – Caruban.

Ketika di area KM 663 B, polisi melihat sebuah truk dengan nomor polisi M 9682 UA melaju dengan kecepatan tinggi. Anggotanya lalu mengejar dan menghentikan kendaraan yang dikemudikan pria bernama Afdol, asal Sampang, Madura, tersebut.

Petugas pun menanyakan apa isi muatun truk tersebut kepada pengemudi. Lantas Afdol menjawab kalau muatannya berisi jagung. Petugas yang tak percaya begitu saja, langsung mengecek sendiri apa isi muatan itu.

Dari situ lah polisi kemudian menemukan puluhan karung pupuk subsidi yang harusnya tidak beredar di luar wilayah. pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska itu sebanyak sembilan ton dari Sampang yang hendak diselundupkan ke Madiun.

“Dari keterangan pengemudi, pupuk dari Sampang dibawa ke Madiun. Berdasarkan interogasi dan hasil pemeriksaan pengemudi, ternyata truk tersebut bermuatan pupuk bersubsidi pemerintah yang tanpa didukung dokumen dan kelengkapan surat-surat,” kata Iptu Saifudin kepada suarasurabaya.net, Rabu (13/12/2023).

Atas temuan ini, Afdon beserta truknya diamankan guna dilakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.

Saiifudin juga menyebut, Afdol ditemani istrinya saat mengirim pupuk itu. Ia juga turut diamankan, yang kemudian diserahkan jajaran PJR ke Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Keduanya kami serahkan ke penyidik Subditpidter (Ditreskrimsus Polda Jatim),” tandasnya. (wld/and/ipg)

Berita Terkait

..
Surabaya
Jumat, 21 Juni 2024
30o
Kurs